dilihat 39 kali

BUPATI H ASHARI TAMBUNAN TERIMA ANUGERAH AKSARA DARI MENDIKBUD

TARGET24JAMNEWS.COM | DELI SERDANG – Puncak peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) ke 53, Tingkat Nasional Tahun 2018 yang cukup meriah, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara mendapatkan pengakuan atas keberhasilan penuntasan buta aksara dengan hasil yang sangat signifikan, pengakuan tersebut diwujudkan dalam pemberian Anugerah Aksara Tahun 2018 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Disela acara Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan menerima Anugerah Aksara dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendi, yang disaksikan Komisi X DPR RI, Bupati/Walikota, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan ribuan undangan lainnya yang hadir pada puncak Peringatan Hari Aksara Internasional ke 53 Tahun 2018 Tingkat Nasional di Alun-alun Pemkab Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (8/9/2018).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendi pada kesempatan itu mengatakan bahwa dalam 10 tahun terakhir ini, Indonesia telah berhasil meningkatkan keaksaraan masyarakat secara signifikan, dan berdasarkan data BPS Indonesia telah membuktikan keberhasilannya mencapai prestasi melebihi target Pendidikan Untuk Semua (PUS) yang dideklarasikan di Dakar.

Dijelaskannya, sampai saat ini tercatat 11 Provinsi yang persentase buta aksaranya masih diatas rata-rata nasional (2,07%), karenanya untuk mengentaskan buta aksara dan membebaskan bangsa ini dari kebutaaksaraan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Sementara itu Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan mengatakan bahwa kepercayaan yang diberikan Pemerintah Pusat kepada Deli Serdang sebagai tuan rumah HAI ini merupakan kebanggaan bagi masyarakat Deli Serdang, semua ini berkat kerjasama seluruh pegiat pendidikan dan masyarakat di daerah ini.

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dalam sambutannya mengatakan bahwa ada 134 ribu lagi yang buta aksara di Sumatera Utara dimana yang terbesar adalah di Kabupaten Nias. Ia juga bertekad bahwa dalam satu tahun ini jumlah buta aksara di Sumatera Utara akan turun menjadi 50 %, seraya Gubsu meminta kepada Mendikbud untuk terus memberikan suport bagi kemajuan Sumatera Utara.

Pada acara tersebut, Menteri juga menyerahkan penghargaan kepada 22 tokoh adat pendukung pendidikan keaksaraan pada komunitas adat terpencil/khusus diantaranya Ngukir dari suku anak dalam Kabupaten Tebo Provinsi Jambi, Juhen dari suku Talang Mamak Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau, Sukiman dari Suku Sasak Watu Telu Kabupaten Lombok Timur Provinsi NTB, Sem Benu dari Suku Boti Kabupaten Timor Tengah Selatan Provinsi NTT. Dalam Puncak HAI ini juga Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Harris Iskandar memberikan beberapa penghargaan yakni Anugerah Pegiat Aksara bagi Tutor/Penyelenggara/Tokoh Masyarakat, Penghargaan Apresiasi Pegiat Perempuan Pendidik Kesehatan, Penghargaan Apresiasi Keberaksaraan peserta didik pendidikan keaksaraan dasar, penghargaan apresiasi keberaksaraan peserta didik pendidikan keaksaraan usaha mandiri.

Usai kegiatan Puncak HAI, Menteri Muhadjir Effendi beserta Gubernur Edy Rahmayadi, Bupati H Ashari Tambunan Ketua DPRD Sumut H Wagirin Arman, Wabup H Zainuddin Mars bersama rombongan meninjau Stand-stand Pamerah HAI dan dilanjutkan dengan peninjauan sekaligus peresmian Musium Deli Serdang yang berada dijalan lintas Sumatera depan Kantor Bupati Deli Serdang. (Pyg).

Bagikan berita ini

Mungkin Anda Menyukai