dilihat 30 kali

KETUA PANITIA UN SUMUT TINJAU PELAKSANAAN UNBK DI KABUPATEN SAMOSIR

SAMOSIR-Ketua Panitia UN Sumut August Sinaga, S.Pd, SST, MAP didampingi tim monitoring pelaksanaan UN dinas pendidikan provsu mengunjungi sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) yang sedang melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hari kedua di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (10/04/2018).

August Sinaga meninjau pelaksanaan UNBK ke SMA.N 1 Simanindo, SMA. N 2 Pangururan, SMA N. 1 Pangururan dan SMA. N 1 Onan Runggu. Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Kepala UPTD Kab. Samosir Dinas Pendidikan Provsu sekaligus ketua panitia UN Kab. Tobasa dan Kab. Samosir Drs. Alfred H. Silalahi, S.Pd, MM.

Dalam kunjungannya, kepsek SMAN 1 Simanindo Berti Tumangger, S.Pd menyampaikan bahwa jumlah siswa yang mengikuti pelaksanaan UNBK yang ada di sekolah tersebut adalah sebanyak 211 siswa dan dibagi atas 3 gelombang dengan menggunakan 80 unit komputer didalam 2 ruangan kelas.

Beliau juga menyampaikan, hingga saat ini, pelaksanaan UNBK berjalan dengan baik dan tidak mengalami kendala karena sebelum pelaksaan tenaga ahli telah melakukan simulasi sebanyak 3 kali.

Ditempat yang berbeda, kepsek SMAN 2 Pangururan Jasudin Sinaga, S.Pd, MM mengatakan jumlah peserta di sekolah ini yang mengikuti ujian UNBK ada 194 siswa, dan pelaksanaan UNBK hingga sejauh ini berjalan dengan baik, walaupun hanya menggunakan 1 ruangan dengan 1 server utama dan 1 server cadangan.

Sama halnya dengan sekolah lainnya, di SMAN 1 Panggururan kepsek Bilpon Simbolon, S.Pd, MM menyampaikan bahwa pelaksanan UNBK di sekolah tersebut sejauh ini berjalan dengan baik dan jumlah peserta yang mengikutinya berjumlah 318 siswa yang dibagi atas 3 sesi dengan mempergunakan 106 unit komputer di tiap sesinya.

Beliau menyampaikan bahwa sejumlah besar alat yang dipakai dalam pelaksanaan UNBK yang ada SMAN 1 Pangururan adalah merupakan milik Dinas Pendidikan Kabupaten Samosir, sehingga beliau mengharapkan untuk tahun selanjutnya pemerintah pusat melalui dinas pendidikan provinsi sumatera utara dapat lebih memperhatikan sarana dan prasarana yang ada di setiap sekolah yang melaksanakan UNBK khususnya pada sekolah menengah atas yang ada di kabupaten samosir ini.

Berbeda halnya dengan SMAN 1 Onan Runggu, Kepsek Drs. Manaor Harianja yang ditemui di SMKN 1 Nainggolan mengatakan bahwa pelaksanaan UNBK SMAN 1 Onan Runggu saat ini dilakukan di SMKN 1 Nainggolan. Mereka terpaksa menumpang karena belum masuknya jaringan internet ke sekolah tersebut.

Beliau menyampaikan bahwa jumlah siswa SMAN 1 Onan Runggu yang mengikuti UNBK ada 159 siswa dan dibagi atas 3 sesi yang berbeda.

Ketika dimintai keterangan mengenai jumlah sekolah dan peserta yang mengikuti UNBK pada Sekolah Menengah Atas (SMA) yang ada di Tobasa, Kepala UPTD Kab. Tobasa Dinas Pendidikan Provsu, Drs Alfred H. Silalahi, M.Si menyampaikan bahwa ada 1894 siswa di tingkat SMA yang sedang melaksanakan Ujian Nasional (UN).

Dari jumlah tersebut ada 13 SMA yang saat ini melakukan UNBK dan ada 2 SMA yang masih melaksanakan UN dengan jalur UNKP. Beliau juga menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan UNBK kendala yang dihadapi setiap sekolah pada saat ini hampir sama, yaitu dalam hal sarana dan prasarana yang dimiliki oleh setiap sekolah masih sangat minim sehingga melalui Ketua Panitia UN beliau berharap agar ditahun berikutnya Pemerintah Pusat melalui Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara dapat lebih memperhatikan perhatian terhadap sarana dan prasarana yang dimiliki oleh sekolah sebelum pelaksaan UNBK berlangsung.(Sc)

Bagikan berita ini

Mungkin Anda Menyukai