dilihat 96 kali

ANGGOTA DPRD MEDAN HASYIM SE, SOSIALISASI PENANGGULANGAN KEMISKINAN

TARGET24JAMNEWS.COM  |  MEDAN — Anggota Komisi 3 DPRD Kota Medan Hasyim SE, mengadakan sosialisasi Perda No.5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan,di Jl.Jermal 3 Kavling Dokter No.285 Kel.Denai Kec.Medan denai, Senin, 25/03/2019 sekira pukul 15.00 wib.

Turut hadir dalam acara tersebut Hasyim SE, anggota DPRD Kota Medan,sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan,Narasumber Ir.Wadermak Sihombing, Staff Ahli PDI-P, Hermanto Sagala pembawa do’a dan Linda sebagai pembawa acara.

Hasyim SE dalam acara Sosialisai tentang Penanggulangan Kemiskinan mengatakan bahwa kondisi masyarakat kita dikota Medan, sampai saat ini masih banyak warga dibawah garis kemiskinan.

Ya, untuk itu pemerintah hadir dan  kita sebagai wakil rakyat punya tanggungjawab moral untuk membantu dan memperhatikan nasib warga masyarakat yang masih dibawah garis kemiskinan,  untuk mendapatkan hak hak dasarnya sebagaimana diatur dalam Perda pasal 2 ayat 1.

Hasyim SE juga mengakui bahwa masih ada kendala disebabkan karena Walikota Medan masih belum mengeluarkan petunjuk teknis untuk pelaksanaan dilapangan.

Dijelaskan Hasyim, tujuan daripada program Perda No.15 Tahun 2015 ini adalah untuk meminimalisir dan  menurunkan angka kemiskinan warga yang prasejahtera.

Hasyim SE  juga mengakui bahwa masih ada kendala dalam melaksanakan sosialisasi tentang Perda No.15 Tahun 2015 ini, disebabkan oleh Walikota Medan masih belum mengeluarkan petunjuk teknis untuk pelaksanaan dilapangan.

Seterusnya bapak Ir.Wadermak Sihombing sebagai Narasumber menjelaskan bahwa Perda No.15 Tahun 2015 ini bertujuan untuk menurunkan kemiskinan dalam  bidang pangan, pendidikan, kesehatan, dan perumahan.

Dimana saat ini masih banyak warga masyarakat yang masih belum mendapatkan bantuan pangan,pengadaan keperluan sekolah berupa tas,perbaikan rumah bagi warga yang tidak mampu dan bantuan sosial bagi orang tua lanjut usia dan pengemis.

Ini terjadi karena banyak petugas yang masih melakukan pendataan bagi warga masyarakat miskin yang hanya mementingkan keluarga dekatnya sendiri, sehingga banyak yang seharusnya mendapatkan haknya, jadi tidak ikut terdata.

Selanjutnya Erika Situmorang warga Jl.Jermal 3 ujung menanyakan BPJS yang selama ini dipergunakannya sudah 7(tujuh) bulan ini pembayarannya macet disebabkan tidak adanya pekerjaan suaminya,sementara anaknya masih sekolah dan butuh biaya, yang langsung ditanggapin oleh Hasyim SE,untuk membuat permohonan untuk diputihkan supaya mendapatkan BPJS PBI yang dibayarkan oleh Pemko Medan.

Begitu juga Sutiono warga jalan Jermal 6 yang menanyakan tentang susahnya mengurus E-KTP karena blangko habis, yang mana ini langsung dijelaskan Hasyim bahwa sesuai dengan penjelasan sekretaris Dukcapil Sri Maharani pada Reses 1 di Medan Area sudah ada sekitar 40.000 (empat puluh ribu) blangko yang telah ada diterima untuk kota Medan.

Sehingga bagi warga masyarakat yang sudah terdata dan terekam sudah bisa membuat permohonan pembuatan E-KTP sebelum pemilihan tanggal 17 April 2019.

Diakhir acara Hasyim menghimbau warga masyarakat,agar jangan segan segan menyampaikan segala keluhan dan masalah yang berhubungan dengan pelayanan disetiap Kelurahan dan Kecamatan.

Sampaikan kepada kami, dan kami siap membantu untuk menyampaikan setiap keluhan dan masalah saudara saudara kepada pemerintah dalam hal ini Pemko Medan,karena kami adalah pelayan masyarakat,ujar Hasyim yang disambut tepuk tangan oleh warga masyarakat yang hadir.

Kemudian acara ditutup dengan membagikan kartu BPJS dan Kartu Keluarga yang sudah terdata sebelumnya, dan pembagian bingkisan cendramata oleh Hasyim SE ( SEPTEL )

Bagikan berita ini

Mungkin Anda Menyukai