BELUM PERBAHARUI LHKPN, SEKDA SIANTAR DIANGGAP PEJABAT YANG TIDAK JUJUR

TARGET24JAM | PEMATANGSIANTAR – Terkait belum memperbaharui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Sekda Kota Pematangsiantar,Budi Utari AP dianggap sebagai pejabat yang tidak baik.

Pernyataan ini di lontarkan Zainul Siregar,sebagai Pengamat Pemerintah. Jumat (24/8/2018) saat dihubungi melalui telepon WhatsApp.

Zainul mengatakan setiap pejabat negara, di wajibkan untuk melaporkan harta kekayaan. “seharusnya sebelum menjabat sebagai Sekda Kota Siantar, dia (Budi Utari/Red) sudah melaporkan jumlah harta kekayaan sesungguhnya dan itu wajib bagi setiap pejabat negara” ungkapnya.

Tak sampai disitu, Zainul juga mengatakan bahwa apa yang dilakukan Sekda tidak patut untuk di contoh. “Kalau tidak dibuatnya laporan LHKPN itu,berarti dia bukan pejabat yang baik dan tidak bisa jadi contoh atau panutan bagi pegawai-pegawai pemerintah yang lainnya”tutupnya.

Sementara ketika dimintai keterangan kepada Sekda Kota Siantar,Budi Utari. Mengenai laporan LHKPN tersebut, membenarkan nilai harta kekayaannya.”iya memang pada saat di Pemko Medan, harta yang masih kredit masuk ke aset tetap kita, yaitu sepeda motor senilai 15jt rupiah.” Jelasnya.

Budi Utari juga mengakui bahwa pertama kali melaporkan pada tahun 2013.”saya pertama kali melaporkan LHKPN pada tahun 2013 ketika masih di Pemko Medan, akan tetapi ketika pindah tugas ke Padang Lawas hanya ada beberapa SKPD/OPD yang di wajibkan. Tetapi kita belum di wajibkan, makanya saya tidak menyampaikan laporan.”ungkapnya.

Juga menjelaskan laporan LHKPN 2018 sedang disusun.”tahun ini (2018) laporan LHKPN sedang disusun dan akan segera saya laporkan”. (Dho)

Bagikan berita ini