Berkas Lengkap, Amin Santono Segera Dibawa ke “Meja Hijau”

TARGET24JAMNEWS.COM  |  JAKARTA —  Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melengkapi berkas perkara dugaan suap usulan dana perimbangan daerah untuk tersangka mantan anggota Komisi XI DPR RI, Amin Santono (AMN). Tak hanya Amin, berkas perkara perantara suap Amin, Eka Kamaluddin juga dinyatakan telah lengkap.

KPK pun telah melimpahkan berkas perkara dua tersangka tersebut ke tahap dua atau penuntutan, pada hari ini. Nantinya, tim Jaksa pada KPK akan menyusun surat dakwaan untuk kedua tersangka tersebut dalam kurun waktu 14 hari sebelum pada akhirnya disidangkan.

“‎Rencananya, sidang akan digelar di Jakarta,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (30/8/2018).

Febri menambahkan, selama proses penyidikan, pihaknya sudah memeriksa 43 saksi untuk tersangka Amin Santono dan Eka Kamaluddin. 43 saksi tersebut meliputi ‎unsur pejabat Kemenkeu, PNS dari berbagai kabupaten dan kota, anggota DPR, DPRD, kepala daerah, politikus,‎ serta dosen‎.

KPK sendiri telah menetapkan empat tersangka terkait ‎kasus dugaan suap terkait usulan dana perimbangan keuangan daerah pada RAPBN-P tahun anggaran 2018. Keempatnya yakni, anggota Komisi XI DPR RI, Amin Santono, PNS Kemenkeu, Yaya Purnomo, perantara suap, Eka Kamaluddin, serta pihak swasta, Ahmad Ghiast yang sedang disidang.

Amin Santono diduga telah menerima uang suap ‎sebesar Rp500 juta dari dua proyek di Kabupaten Sumedang dengan nilai total proyek sekira Rp25 miliar. Uang Rp500 juta tersebut diduga bagian dari total komitmen fee sebesar Rp1,7 miliar.

Uang tersebut diberikan kepada Amin Santono dari seorang kontraktor di lingkungan Pemkab Sumedang, Ahmad Ghiast. Uang Rp500 juta diberikan kepada Amin dalam dua tahapan.

Pada tahapan pertama, Ahmad Ghiast mentransfer uang Rp100 juta melalui seorang perantara suap Eka Kamaluddin. Kemudian, tahapan kedua, Ahmad Ghiast menyerahkan secara langung di sebuah restoran di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Sementara itu, PNS‎ Kemenkeu, Yaya Purnomo berperan bersama-sama membantu Amin Santono meloloskan dua proyek di Pemkab Sumedang. Dua proyek tersebut yakni, proyek pada Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan di Kabupaten Sumedang dan proyek di Dinas PUPR Sumedang.(zone/am)

Bagikan berita ini