Buron Sejak Tahun 2015 Polsek Medan Barat Berhasil Lumpuhkan Syahdan Lubis

TARGET24JAMNEWS.COM ||  MEDAN –  Polsek Medan Barat berhasil mengamankan seorang lagi pelaku pencurian terhadap pengusaha bernama Suhendi Tarsono alias Ayen (51) warga Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Silalas, Kecamatan Medan Barat pada tahun 2015 lalu.

Pelaku Syahdan Lubis alias Boby ditangkap pada Senin (25/11/2019) sekitar pukul 07.30 WIB.

Sebelumnya polisi berhasil meringkus Khairul alias Oncil yang telah di vonis, setelah beraksi melakukan pencurian di gudang milik korban di Jalan Sei Deli, Gang Sauh, Kelurahan Silalas, Kecamatan Medan Barat bersama rekan lain atas nama Sholihin masih buron.

Kapolsek Medan Barat, Kompol Choky Meliala mengatakan tersangka M Syahdan Lubis ditangkap karena terlibat tindak pidana pencurian di gudang milik Ayen bersama dua orang rekannya.

“Tersangka Syahdan Lubis ditangkap setelah buron sejak tahun 2015. Sebelumnya kami telah meringkus seorang temanya atas nama Khairul alias Oncik yang sedang menjalani masa tahanan, sementara seorang lagi atas nama Sholihin masih kami cari.”

“Kasus terungkap saat pembantu korban membangunkan korban karena, pembantunya melihat ada beberapa orang sedang berdiri di depan gudang milik korban yang terletak tepat dibelakang rumah mereka,” kata Kompol Choky, Rabu (27/11/2019).

“Korban bersama pembantunya itu melihat dari balik jendela rumahnya, ada tiga orang yang keluar masuk dari gudang tempat usahanya,” sambungnya.

Dijelaskan Kompol Choky, pada saat itu, korban mengenali salah satu orang yang tengah mengambil barang-barang dari dalam gudang, yang tak lain adalah Oncik alias Boby. Akibat kejadian itu korban mengalami kehilangan 11 kursi merk Thomson, 12 set kursi merk Informa, 24 kursi sofa, 30 set kaki meja merk Inform,a dan 5 set lukisan dinding. Total kerugian diperkirakan Rp35 juta.

Syahdan ditangkap saat berada di Jalan Sei Deli. Setelah itu tersangka diinterograsi untuk menunjukkan keberadaan pelaku lain atas nama Sholihin.

“Saat itu dia berusaha melarikan diri hingga akhirnya diberi tindakan tegas terukur dengan menembak kakinya,” ungkap Kompol Choky.

“Tersangka merupakan residivis dan pernah menjalani hukuman di tahun 1997, 2012, 2017 dalam kasus pencurian,” pungkas Kompol Choky.(Mi)

Bagikan berita ini