DIKABARKAN KONIDISI KESEHATAN ISTRI SBY MENURUN

TARGET24JAMNEWS.COM  |  JAKARTA — Kondisi kesehatan terkini Ibu Ani Yudhoyono tengah mengalami penurunan. Sejumlah tindakan medis sedang dilakukan oleh tim dokter di National University Hospital (NUH) Singapura. Kabar ini disampaikan putranya Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY yang sedang mendampingi istri Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono tersebut.menjalani perawatan di Singapura, Kamis (30/5).

Dalam keterangan pers yang diterima, dijelaskan bahwa pada hari Rabu (29/5), Ibu Ani harus dirawat secara intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU), di NUH Singapura.

“Tindakan itu diambil sebagai respons cepat terhadap kondisi penurunan kesehatan Ibu Ani yang masih belum stabil,” ucap AHY.

Saat ini, Ibu Ani sedang memerlukan penanganan ekstra. Seluruh keluarga besar Yudhoyono sedang berkonsentrasi pada upaya pemulihan kembali kondisi kesehatan Ibu Ani. Selain SBY, anak, menantu dan cucu Ani juga berada di Singapura, mendampingi dalam proses penyembuhan tersebut.

Sebagaimana diketahui, selama tiga bulan terakhir, Ani harus menjalani perawatan di ruang karantina khusus untuk menghindari terjadinya infeksi virus dan bakteri yang berpotensi mengganggu proses pengobatan yang sedang dilakukan. Dengan demikian, stabilitas kesehatan mantan Ibu Negara menjadi hal yang sangat krusial untuk dipertahankan.

Untuk itu, keluarga besar SBY memohon kerelaan hati masyarakat Indonesia untuk turut mendoakan agar kondisi kesehatan Ibu Ani kembali stabil, terus membaik, dan dapat menjalani proses penyembuhan selanjutnya.

Terkait pemberitaan di Tanah Air, kata AHY, keluarganya kami sangat menghargai perhatian masyarakat dan media, termasuk pula kalangan netizen di dunia maya yang tak henti-hentinya memanjatkan doa terbaik untuk kesehatan Ibu Ani.

“Mohon maaf jika pada saat ini kami belum bisa melayani permintaan wawancara secara langsung karena kami sekeluarga sedang berkonsentrasi pada proses pemulihan ini,” tandas Komandan Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat itu.(fat/jpnn)

Bagikan berita ini