Diterpa Issu Miring, Koordinator Disdik Kecamatan Medan Helvetia Sampaikan Klarifikasi

TARGET24JAMNEWS.COM || MEDAN – Koordinator Dinas Pendidikan (Disdik)  Kecamatan  Helvetia Medan, Dra Hj Lisiana Rahmadani MM  menyampaikan, klarifikasi terhadap issu miring yang menyudutkan dirinya.

Menurut Dra Lisiana MM terkait adanya penjualan buku  telah memiliki SK TIM tentang pengadaan buku di setiap sekolah. Klarifikasi yang dimaksud dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani seluruh kepala sekolah SD Negeri dan swasta se-kecamatan Medan Helvetia.
” Yang menentukan kebutuhan disekolah adalah Tim pengadaan buku yang bekerjasama dengan pihak penerbit, ” ujar Lisiana Rahmadani MM kepada sejumlah wartawan di Kantornya, Rabu (20/11).
Ia, mengungkapkan adapun kutipan sebanyak Rp 200 ribu. Dimana peruntukannya didistribusikan pada saat kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) oleh pengawas di wilayah masing-masing dan wilayah binaan. Dengan tujuan untuk kegiatan peningkatan mutu guru, kegiatan peningkatan mutu siswa dan biaya transportasi guru maupun siswa yang terlibat kegiatan tersebut.
” Peruntukannya untuk para Kelompok Kerja Guru (KKG) di wilayah masing-masing yang tujuannya meningkatkan mutu guru dan mutu siswa bukan untuk yang lain ,” ungkapnya.
Dijelaskannya, sebelumnya kegiatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diadakan Dinas Pendidikan Kota Medan lalu. Biaya partisipasi untuk STAN senilai Rp 1.000.000. Sebagai biaya pelatih tari etnis sumut  yang digelar di stok Binaguna,
” Biaya tersebut sudah termasuk sewa baju dan biaya transportasi siswa maupun pendamping,” beber Lisiana.
Selanjutnya, Kepala Sekolah SD Negeri dan Swasta yang hadir pada penandatanganan berita acara klarifikasi itu disebutkan sehubungan kutipan Rp 50.000, merupakan uang pribadi kepala sekolah SD  yang kegunaannya disalurkan untuk sumbangan.
” Rp 50.000 digunakan, apabila ada  kepala sekolah yang sakit dan sumbangan duka serta Serikat Tolong Menolong (STM) sebagai wujud kepedulian sosial,” terang Lisiana.(wan)
Bagikan berita ini