DUGAAN KORUPSI DI DINAS PERUMAHAN & PERMUKIMAN KABUPATEN DELI SERDANG

TARGET24JAMNEWS.COM || DELI SERDANG – Kasus dugaan korupsi proyek drainase alias gorong-gorong di Kabupaten Deli Serdang di Laporkan ke Kejaksaan Negeri Lubuk Pakam, Rabu 30 Januari 2019.

Proyek pembangunan drainase di Desa Puji Mulio Kecamatan Sunggal Kabupaten Sunggal ini menelan dana Rp.689.936.098 . Dalam kasus ini, negara diperkirakan rugi Rp 300 ratus juta.

Organisasi LSM TOPAN-RI DPD Deli Serdang Ketua Elvina Rosa Barus sebagai pelapor menerangkan, ” kita sudah konfirmasi ke Dinas terkait di nomor 124/DPD.TOPAN-RI/DS/2018 tanggal 26 Oktober 2018 dibalas di nomor surat 779/DR/DS/DPKP/2018 tanggal 21 Nopember 2018 menerangkan tidak ada pengurangan volume pada pekerjaan Proyek Drainase tersebut dengan Nilai Kontrak Rp.758.930.000.”ujarnya

Tambahnya konfirmasi ke Inspektorat Deli Serdang di nomor 134/PP.DPD/TOPAN-RI/DS/19 dibalas dalam nomor surat 700/81/2019, belum melakukan audit atau pemeriksaan pada pekerjaan pembangunan Drainase di Desa Puji Mulio Kecamatan Sunggal tahun 2014. Dan menerangkan tidak ada pengurangan Volume.

Namun jika dihitung sesuai surat Monthly Certificate, material dan nilai proyek Rp.758.930.000 kurang PPN Rp.689.936.098 sangat besar pada pekerjaan volume diperkirakan 200 meter. Menurut ahli senior yang paham dalam pembangunan Drainase di Desa Pujio Mulio menerangkan kalau nilai proyek untuk 200 meter hanya memerlukan anggaran Rp.200 juta paling besar.

Sehingga kita LSM TOPAN-RI DPD Deli Serdang melaporkan ke Kejaksaan Negeri Lubuk Pakam agar segera dilakukan penyelidikan. Laporan pengaduan diterima Bapak Agusta Kinan, tanggal 30 Januari 2019. Kita mohonkan agar kasus dugaan korupsi ini bisa sampai ke Meja Hijau Pengadilan, tuturnya. (Pyg).

Bagikan berita ini