dilihat 148 kali

EDARKAN OBAT FARMASI TIDAK BERIZIN, DUA PEMUDA DITANGKAP POLISI

TARGET24JAMNEWS.COM  | PURWAKARTA — Polres Purwakarta mengamankan dua terduga kasus peredaran obat-obatan terlarang, PP bin U (23), warga Kampung Cihuni, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta dan AD alias Pitoy (22), warga  Kampung Cihuni Lebak Desa Cihuni, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta. Keduanya diamankan berdasarkan Laporan Polisi : LP/A-753/VIII/2018/JBR/RES PWK tertanggal 28 Agustus 2018.

Kapolres Purwakarta, AKBP. Twedi, AB. S.Sos. SIK. MH., kepada wartawan menjelaskan, kedua pemuda ini diamankan pihaknya terkait peredaran sediaan farmasi yang tidak memiliki izin edar. 

“Kedua pelaku tersebut di duga telah melakukan tindak pidana mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memiliki ijin edar, dan tidak memiliki keahlian khusus, makanya atas perbuatan tersangka kami tangkap,” ucap Kapolres, Senin (3/9/2018) di Purwakarta. 

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang berdiri dan teks
PP bin U (23)

Kapolres menjelaskan, barang bukti yang disita yakni, berupa 1  buah tas punggung warna hitam berisi 4 buah toples plastik warna putih berisikan masing-masing 1000 butir tablet warna kuning diduga obat – obatan jenis HEXYMER / TRIHEXYPHENIDI, 193 ( seratus sembilan puluh tiga ) butir tablet warna kuning diduga obat-obatan jenis HEXYMER / TRIHEXYPHENIDIL, 14 ( empat ) strip obat jenis TRAMADOL. Uang tunai sejumlah Rp. 200.000,- dan 8 butir tablet warna kuning diduga obat – obatan jenis HEXYMER / TRIHEXYPHENIDIL. 

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih dan orang berdiri
AD alias Pitoy (22)

“Barang bukti tersebut disita dari tersangka PP bin U Dan AD alias PITOY bin S. Jajaran Satres Narkoba Polres Purwakarta mengamankan kedua pelaku pada hari Senin, tanggal 27 Agustus 2018 sekira pukul 22.00 Wib. Penangkapan tersebut terjadi di Kampung Cihuni Lebak Desa Cihuni Kecamatan Pasawahan Kabupaten Purwakarta,” beber Kapolres. 

Selanjutnya para pelaku berikut barang bukti yang ditemukan dibawa ke kantor Satuan Reserse Narkoba Polres Purwakarta, untuk proses lebih lanjut.

“Kita periksa tersangka dan kemudian BAP saksi saksi, serta melakukan test urine dan cek di Laboratorium Forensik/ BNN terhadap BB yang diamankan dan selebihnya. Atas perbuatan tersangka, kita terapkan pasal 196 dan 197 Undang Undang Republik Indonesia No. 36 Tahun 2009, tentang kesehatan. Dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun kurungan penjara dan maksimal 15 tahun kurungan penjara,” pungkas Kapolres. (RED/HUM). 

Bagikan berita ini

Mungkin Anda Menyukai