Gubsu Erry Nuradi dan Musa Rajeckshah (Ijeck) Diperiksa KPK

MEDAN-Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Sabtu, (21/4/2018) kembali memeriksa 15 orang saksi, termasuk Gubernur Sumatera  Utara Dr Ir H Tengku Erry Nuradi, dan Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara (Cawagubsu) Musa Rajeckshah (Ijeck), terkait kasus dugaan suap mantan Gubernur Sumut H Gatot Pujo Nugroho, terhadap 38 orang tersangka di Markas  Komando (Mako) Brimob Polda Sumut Jalan KH Wahid Hasyim, Kota Medan.

Kedua saksi diperiksa untuk dimintai keterangan soal kasus yang terjadi pada periode pemerintahan dan DPRD sebelumnya. Tengku Erry dan Ijeck Shah diperiksa untuk 38 anggota DPRD Sumut periode 2009-2014, dan periode 2014-2019 yang ditetapkan menjadi tersangka.

Berikut ini beberapa nama dari ke-15 nama yang diagendakan diperiksa penyidik KPK di Mako Brimob Polda Sumut, pada Sabtu (21/4/2018) dimulai pukul 10.00 Wib, terkait perkembangan lanjutan perkara dugaan kasus suap yang melibatkan mantan Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho terkait persetujuan APBD Tahun 2012 – 2014, Pengesahan APBD Tahun 2014 – 2015 dan penolakan hak interpelasi oleh DPRD Sumut.

1. Gubernur Sumut Tengku Herry Nurady
2. H.Anif  ( swasta )
3. Musa Rajeksa ( Calon wkl Gubsu no.1 )
4.Drg.H.Anwar  ( Swasta )
5.M.Mahfullah ( Pemko Binjai )
6.Permohonan Lubis ( staf Gubernur Sumut )
7.Jhon Sabiden ( Pemkab Simalungun)
8.Hendrik April Yanto ( Swasta )
9.C.Silalahi ( PNS )
10.Setia Budi Tarigan ( Wiraswasta )
11.Rospita Pandiangan ( Sekretariat DPRD Sumut )
12.Jimmy P ( Pensiunan PNS )
13.Maswir (Sekretariat DPRD Sumut)
14.Erwin H.Harahap ( PNS Kota Padang Sidempuan)
15.Abdi Maulana (Swasta)

Sebelumnya Kapolri meminta kepada KPK untuk menunda pemeriksaan Calon Kepala Daerah tetapi usulan itu ditolak.(Hry)

Bagikan berita ini