dilihat 149 kali

HORAS BANGSO BATAK DUKUNG TERBENTUKNYA PROVINSI TAPANULI UTARA

TARGET24JAMNEWS.COM  |  MEDAN — Dewan Pimpinan Pusat Horas Bangso Batak (DPP HBB) menyerukan seluruh suku Batak untuk menyatukan hati dan dukungan terhadap pemekaran Provinsi Tapanuli (Protap), yang usulannya telah disetujui dan hanya tinggal menunggu pemerintah mencabut moratorium otonomi daerah terhadap daerah itu. Harapan tersebut disebutkan Ketua DPP HBB Lamsiang Sitompul SH MH saat diwawancara di Medan, Sabtu (27/4).

Dikatakan, pihaknya menyampaikan harapan itu karena menilai pengusulan Protap sebelumnya telah mendapat persetujuan dari DPRD Sumut, dan hanya tinggal menunggu pemerintah mencabut moratorium pemberian daerah otonomi baru. Hal itu lebih sederhana dan efisien, katanya, bila dibandingkan dengan rencana pengusulan nama provinsi baru yang dinilai mengulang perjuangan pemekaran wilayah itu mulai dari awal.

Diakui, sejumlah pihak sudah pernah memintanya untuk membahas hal itu, termasuk Komite Pembentukan Provinsi Danau Toba yang mengajak mengajukan pembentukan provinsi baru kepada pemerintah. Namun demi menghormati usaha kepanitiaan yang sudah ada sebelumnya, Lamsiang mengaku telah meminta semua elemen suku Batak untuk bersatu, tanpa perlu lagi membuat usulan baru selain Provinsi Tapanuli.

“Seandainya saja HBB maju ke Pak Jokowi meminta itu, kita akan malu. Mungkin Pak Jokowi akan bilang, dulu sudah ada Provinsi Tapanuli dari Ir Chandra Panggabean cs, sekarang kenapa orangnya beda lagi? Karena itu, kami mengajak semua elemen bersatu. Tak perlu kita berdebat soal nama, apakah namanya Provinsi Tapanuli, Provinsi Danau Toba, Provinsi Bangso Batak, Provinsi Tanah Batak, Provinsi Batak Raya, bukan itu esensinya. Yang penting terbentuk suatu provinsi,” katanya.

Senada dengan nama provinsi, HBB juga berharap lokasi ibukota provinsi nantinya tidak dijadikan sebagai perdebatan di antara suku Batak, seperti perdebatan yang sempat terjadi saat pengajuan dulu. Menurutnya, setelah seluruh elemen suku Batak Bersatu, perihal ibukota provinsi dapat ditentukan dengan dilakukannya pemungutan suara.

“Saya pikir, nama atau ibukota tak perlu dipermasalahkan, karena mungkin nanti terjadi banyak perbedaan pendapat yang menimbulkan perdebatan. Banyak yang menelepon saya menanyakan provinsi itu, dan saya pastikan akan menerima apapun nama provinsinya, dimanapun ibukotanya, dan siapapun pemimpinnya. Asal jadilah provinsi itu,” jelasnya.

Disebutkan, persatuan seluruh elemen suku Batak saat ini sangat diperlukan untuk mendukung terealisasinya Protap, yang pengusulannya telah lengkap dan disetujui, meski diakui tak menutup kemungkinan ada penambahan di dalam struktur kepemimpinannya nanti.

“Bila diajukan pengusulan provinsi baru, tentunya mengulang dari awal dan harus ada usulan bupati atau kepala daerah pengusung. Lebih efisien kalau kita ikuti Protap walau mungkin ada penambahan di strukturnya, mengingat banyaknya elemen-elemen yang mendukung Protap. HBB berharap semua bangsa Batak bersatu mendukung provinsi yang sudah ada usulannya, itulah yang kita tunggu. Semoga karena kesatuan hati kita, semua itu akan terwujud,” harapnya.(SIB/RED). 

Bagikan berita ini

Mungkin Anda Menyukai