Irjen. Pol. Drs. Paulus Waterpauw Ditunjuk Kembali Jadi Kapolda Papua,Janji Tuntaskan Konflik Yang Terjadi di Papua

TARGET24JAMNEWS.COM || JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., menunjuk Irjen. Pol. Drs. Paulus Waterpauw, kembali menjabat sebagai Kapolda Papua menggantikan Irjen. Pol. Drs. Rudolf Alberth Rodja. Serah terima jabatan tersebut dilaksanakan di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (30/09/19).

Dalam jabatan barunya, Kapolda Papua yang baru berjanji akan segera menyelesaikan konflik yang terjadi di sejumlah titik di Papua. Tetapi hal yang paling pertama akan dilakukan yaitu berfokus dalam menangani korban kerusuhan.

“Yang kita pikirkan sekarang ada pengungsian, kemudian ada beberapa korban dari berbagai konflik yang terjadi, kemudian nanti setelah itu baru kita pikirkan yang lain,” jelas Kapolda Papua.

“Pertama yang harus dilakukan adalah merampungkan dulu korban-korban, mulai dari korban yang sakit kemudian yang meninggal dunia dibantu,” lanjut Kapolda.

Jenderal bintang dua tersebut menjelaskan bahwa Polda Papua akan bekerjasama dengan pemerintah daerah serta pihak terkait lainnya dalam menangani para pengungsi. Kapolda pun mengatakan akan diupayakan rehabilitasi dan rekonsiliasi.

“Kemudian yang lain adalah yang sekarang sedang mengungsi, baik yang ada di Wamena atau yang ada di sekitar Jayapura Sentani. Itu yang akan kami tangani dulu bersama dengan pemda kemudian stakeholder yang ada. Setelah itu kita akan lakukan upaya rekonsiliasi, rehabilitasi, dan sebagainya,” terang Kapolda.

Sebelumnya, kerusuhan terjadi di Wamena pada hari Senin (23/09/19) pukul 09.00 WIT. Sejumlah bangunan seperti rumah dinas, ruko, dan kantor bupati dibakar massa. Akibat kerusuhan, warga pendatang minta dievakuasi.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen. Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., menduga demo yang berakhir rusuh di Wamena dipicu oleh hoax bernada rasis. Hoax yang menyebar lewat media sosial tersebut saat ini sedang ditelusuri oleh polisi.(Red/Hum)

Bagikan berita ini