Istri Selingkuh, “Suami Tewas Gantung Diri”, Turun Inafis Polresta Deli Serdang

Foto : Korban Suranta Nasution Gantung Diri


TARGET24JAMNEWS.COM || DELI SERDANG

Dusun I Desa Tanjung Morawa A Kec. Tanjung Morawa Kab. Deli Serdang Sumatera Utara dikejutkan khabar seorang pria gantung diri, Selasa dinihari (10/3/2020) sekitar pukul 00.30 WIB.

Peristiwa yang dipicu hubungan asmara gelap, Suranta Nasution lk (29th, Islam, Pekerjaan buruh pabrik, berlamat Jalan Limau mungkur Dsn IV, Desa Tanjung Morawa A) tewas dalam keadaan tergantung dirumahnya. Pria 28 tahun itu tewas dalam keadaan tergantung dengan menggunakan seutas tali ayunan yang dililitkannya ke plafon di atas kamar tidurnya.

Mengetahui kabar tersebut, Kapolsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang AKP Sawangin, SH bersama Waka Polsek, Kanit Reskrim dan tim opsnal Unit Reskrim langsung turun ke TKP dengan didampingi Tim Inafis Polresta Deli Serdang untuk melakukan oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Setelah dilakukan interogasi dan penyelidikan di TKP diperoleh informasi bahwasanya korban dan Istri terjadi cek cok dikarenakan sang istri ketahuan selingkuh dengan pria lain setelah itu istri korban pergi ke arah Simpang Dagang Kerawang dengan berjalan kaki, dan sampai di simpang empat pensiunan istri korban menunggu korban berharap akan di jemput namun korban tidak kunjung datang sehingga pada pukul 00.30 Wib istri korban kembali ke rumah dan sesampai nya di dlm rumah melihat korban sudah kondisi gantung diri dgn tangan terikat tali tas dan tidak bernyawa, langsung istri korban nangis histeris berteriak minta tolong.

Kapolsek Tanjung Morawa AKP Sawangin bersama Tim Inafis Polresta Deli Serdang yang turun ke lokasi kejadian langsung melakukan olah TKP dan selanjutnya mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Medan untuk dilakukan tindakan selanjutnya.

Dan atas permintaan dari pihak Keluarga, atas jenazah korban Suranta Nasution (29th,Islam, Pekerjaan buruh pabrik, berlamat Jalan Limau mungkur Dsn IV, Desa Tanjung Morawa A) bermohon untuk tidak dilakukannya autopsy/otopsi dikarenakan pihak keluarga memandang tidak sesuai dengan ajaran agama Islam. (Yung).

Bagikan berita ini