Jelang Bulan Suci Ramadhan LMR-RI Komwil Sumut Mengundang Veteran RI Dan Anak Yatim Piatu

MEDAN-Acara Silahturahmi yang diselenggarakan oleh LMRI Komwil Sumut di jalan bhakti luhur,didukung oleh TNI,Polri,BNN,Mahkamah Agung, KPK dan BIN RI dan berlangsung secara hikmat.Tema yang diambil dalam acara tersebut adalah “Menjaga dan Mempertahankan Keutuhan NKRI”.Senin(7/5/2018)

Turut hadir dalam undangan Veteran Republik Indonesia cabang Sumut,Anak yatim-piatu,TNI,Kepolisian dan BNN Sumut.Acara pertama diisi dengan makan bersama Veteran dan anak yatim-piatu beserta seluruh undangan.

Hal menarik dalam acara tersebut adalah hadirnya Prof Mayjen Purn H.Amnas yang merupakan adik kandung dari Jenderal anumerta Purn Sarwo edhie Wibowo yang merupakan pejuang NKRI.

Acara di awali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.dan hening cipta untuk mengenang para Pahlawan yang gugur di medan tempur.

Dalam kata sambutan pertama,Misdianto selaku Ketua LMR- RI Komwil Sumut yang terpilih sangat berterimakasih atas dipercayakannya dirinya sebagai Ketua Komwil Sumut.

Tidak lupa beliau juga berterimakasih kepada para veteran yang berjasa bagi Negeri ini dan juga berjasa dalam mendirikan LMR- RI.Jika tanpa jasa para Veteran Perang tersebut mustahil LMR-RI bisa terbentuk.

Tidak lupa Ketua LMR-RI Misdianto berterimakasih kepada para anggota Komwil dan Komda di seluruh sumatera utara yang turut hadir punya nilai semangat tinggi dalam mengembangkan LMR-RI menjadi lebih besar lagi.

Diakhir kata sambutannya Ketua LMR RI komwil sumut meneriakan yel yel LMR-RI ”Merdeka…LMRI Jaya… Indonesia….NKRI harga Mati”.kata Misdi dengan suara lantang.

Selanjutnya Ketua Komwil Sumut beserta pengurus LMR-RI memberikan santunan kepada para anak yatim-piatu yang sengaja diundang.

Kata sambutan yang dilanjutkan oleh Ir Haji Johan Iskandar sesepuh LMR RI tahun 1970an menekankan bahwa LMR RI tidak takut menentang ketidakadilan karena menyangkut akhlak bangsa ini yang perlu dibenahi.

Dalam pandangan Johan bahwa Sumut adalah daerah memprihatinkan untuk kasus masalah tanah.Johan melihat bahwa kasus tanah di Sumut sebagian besar dikuasai oleh para Mafia tanah yang bekerjasama dengan OKP.

Untuk itu Johan berharap agar masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Sumut agar jangan menjadi pengemis di negara ini dan jangan menjadi penakut dalam hal menghadapi ketidakadilan yang dilakukan oleh para mafia dan para OKP yang merajalela menguasai tanah masyarakat kecil.LMR-RI hadir untuk ketidakadilan.

LMR-RI patut bangga bahwa pada saat LMR-RI yang dulunya bernama Reclasseering terbentuk,Negara belum merdeka Reclasseering sudah terbentuk.Semoga LMRI-RI diridhoi oleh Allah SWT.Banyak orang yang selalu mengaku sebagai LMR-RI tapi tidak bisa membuktikan keanggotaan yang sah.

“Banyak orang tidak mempedomani ajaran Agama dan saling menyakiti,mengisi kemerdekaan ini harus dengan jujur dan tawakal.Jika para pendahulu kita tidak kita ingat jadi bangsa apa negara kita ini”ujar johan

“Pak Misdianto adalah sosok yg cocok untuk menghidupkan lagi LMR RI
Karena selama ini banyak kabar simpang siur bahwa LMR- RI adalah suatu lembaga yg tidak sah dan tidak terdaftar di Kesbangpol linmas,itu adalah hal yang sangat tidak benar karena LMR-RI adalah suatu Lembaga tertua di Indonesia dan bukan termasuk kategori LSM”terangnya.

Johan berkata agar seluruh anggota jangan takut bertindak untuk kebenaran dan bekerjasama lah dengan pihak berwajib jika akan bertindak.Diakhir pidatonya,pak Johan mengumandangkan yel yel LMR RI.

Sekretaris Veteran Sumut Bapak Subarna yang mewakili Ketua veteran Sumut yang tidak dapat hadir karena sakit.juga ikut memberikan kata sambutan.

“Selama ini ,veteran Republik Indonesia di kota medan tidak pernah diperhatikan.Saya sangat bangga bahwasanya LMR-RI ternyata sosok yang sangat perduli terhadap kehidupan veteran dengan mengundang Saya dan juga seluruh veteran yang berada di Kota medan ini dalam acara silahturahmi agar menjadi contoh bagi yang lain dalam memperhatikan Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia”ungkap Subarna.

Akhir kata Subarna mengatakan supaya rakyat Indonesia harus sadar akan kekurangannya,karena dalam pandangan sebagai seorang veteran,subarna sangat prihatin dengan apa yang terjadi di Negeri tercinta ini.Masuknya Narkoba ke negeri ini merupakan awal dari kehancuran bangsa ini,maka itu pemuda pemudi di Negeri ini harus berantas Narkoba dan Perang terhadap Narkoba karena Narkoba adalah musuh dan penjajah utama di Negara tercinta ini.(Jgw)

Bagikan berita ini