JUBIR CAPRES JOKOWI MA’RUF DI SUMUT TANGGAPI BERITA PALSU RATNA

TARGET24JAMNEWS.COM  |  MEDAN — Air mata duka bangsa ini belum kering, pasca gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah. Siang tadi, Presiden Jokowi masih berada di Palu. Beliau hadir secara langsung di tengah- tengah rakyatnya. Beliau bekerja sepenuh hati untuk memastikan seluruh korban segera ditemukan hidup atau mati, dan pemulihan segera dilakukan.

Presiden seperti tidak peduli, bahwa tahapan Pilpres 2019 telah mulai, bahkan paslon lain sudah mulai keliling berbagai daerah untuk kampanye. Beliau menggerakkan seluruh energi pemerintah untuk memulihkan Lombok dan Sulawesi Tengah. Tindakan yang seharusnya dilakukan oleh pemimpin, beliau tunjukkan secara nyata.

Presiden Joko Widodo mengirim pesan bahwa beliau sebagai Presiden RI yang sah, dilantik 20 Oktober 2014, dan secara konstitusional baru mengakhiri 1 periode sampai 20 Oktober 2019. Beliau bertindak sebagai Presiden, bukan sebagai calon Presiden. Beliau menyadari betul bahwa kampanye terbaik itu adalah bekerja keras, tulus, dan ditujukan kepada rakyat. Sejak dilantik 20 Oktober 2014, beliau bekerja bukan untuk mengejar dua periode, tetapi membangun harapan, dan menebar inspirasi kepada rakyatnya.

Beliau selalu menyampaikan optimisme dalam berbagai kesempatan bertemu dengan rakyat. Beliau membangun kesadaran bangsa yang besar ini, bahwa kita memiliki kekuatan besar, modal besar, namun dibutuhkan kepemimpinan kolektif, dari Presiden, Gubernur, Bupati/ Walikota, hingga kepala desa yang bekerja sepenuh hati untuk bangsa ini.

Kepada Tim Kampanye Nasional, Provinsi, Kabupaten/ Kota, beserta seluruh relawan agar menghentikan seluruh kegiatan kampanye dan melakukan aktivitas membantu pemulihan Sulawesi Tengah melalui kegiatan kemanusiaan. Pesan itu menunjukkan keberpihakan, dan penegasan posisi berdiri. Aktivitas kemanusiaan melampaui kepentingan politik. Bahkan beliau sedapat mungkin menutupi berbagai perilaku yang tidak baik dari rakyatnya, demi alasan kemanusiaan. Beliau mengajak semua elemen bangsa ini untuk menggalang solidaritas kemanusiaan bagi mereka yang sedang ditimpa musibah, bencana alam.

Ketika Presiden Joko Widodo sedang bekerja untuk rakyatnya, selalu ada pihak yang tidak senang. Aktivitas dan keberpihakan Presiden Joko Widodo kepada kemanusiaan ternyata jauh lebih menarik dari apapun untuk menjadi bahan berita. Hingga ada pihak yang merekayasa keadaan 1 orang rakyat, dan menebar hoax untuk menarik perhatian publik. Pemerintah melalui Polri juga bekerja keras, untuk memastikan bahwa tidak seorang pun dapat mengalami kekerasan baik fisik maupun verbal. Respon cepat pemerintah juga yang memaastikan bahwa pembuat hoax telah mengakui perbuatannya.

Tim Kampanye Joko Widodo Ma’ruf Amin juga meminta kepada seluruh tim dan relawan agar tetap fokus pada penggalangan solidaritas untuk Sulawesi Tengah. Kita tidak perlu menghabiskan waktu bagi sesuatu yang tidak pentig. Mari tidak larut dalam percakapan terhadap berita hoax dan pembuat hoax yang telah mengaku. Kita serahkan semua kepada aparat penegak hukum untuk melakukan penegakan hukum pada pembuat hoax dan penebar berita hoax, terutama penebar hoax yang menuding pemerintah tidak memberi jaminan perlindungan terhadap rakyatnya.

Kami juga menghimbau agar seluruh pendukung dan relawan Joko Widodo Ma’ruf Amin untuk menghentikan pembahasan terkait berita hoax wajah lebam. Sebab kita menyadari bahwa ada niat jahat dibalik setiap berita hoax. Membahas, membicarakan, hingga mengomentari berita hoax merupakan salah satu tujuan dari pembuat berita hoax.

Keberpihakan kepada kemanusiaan merupakan tujuan politik yang beradab. Memilih mengarahkan seluruh kekuatan tim kepada kemanusiaan merupakan sikap politik kemanusiaan dan kebangsaan dari Presiden Joko Widodo, bukan politik eksploitatif seperti yang dibangun dan digerakkan oleh koalisi pencipta dan penebar hoax.

Politik yang menggembirakan yang selalu disampaikan oleh Presiden Joko Widodo sebagai wujud dari politik yang beradab. Semoga air mata dan tetes darah anak bangsa segera kering dari Lombok dan Sulawesi Tengah. Semoga kontestasi pileg dan pilpres semakin meneguhkan persatuan dan kesatuan bangsa. Semoga ibu kita yang telah mengakui menciptakan berita hoax lebih cepat pulih wajahnya, agar mampu menghadapi proses hukum tanpa harus bolak balik ke klinik kecantikan.

Medan, 03 Oktober 2018

Sutrisno Pangaribuan, ST
Juru Bicara Tim Kampanye Provinsi Joko Widodo Ma’ruf Amin Sumatera Utara.

Bagikan berita ini