Kapolda Jateng Irjen. Pol.Rycko : Kami akan Tindak Tegas Industri yang Sebabkan Pencemaran Sungai Bengawan Solo

TARGET24JAMNEWS.COM || JATENG – Kepolisian Daerah Jawa Tengah akan menindak tegas bagi industri yang menyebabkan tercemarnya Sungai Bengawan Solo.

Dalam penjelasannya, Kapolda Jateng Irjen. Pol. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M.Si., mengatakan bahwa dengan tercemarnya Sungai Bengawan Solo Polda Jateng akan melakukan penegakan hukum ini merupakan ultimum remedium atau penerapan sanksi pidana sebagai upaya terakhir dalam penegakan hukum, termasuk di dalamnya penegakan hukum kasus lingkungan hidup. Penindakan ini berupa penertiban tanpa mengganggu para pelaku industri rumah tangga.

“Kemarin kami sudah melakukan rapat koordinasi. Dalam rapat tersebut kami menemukan disepanjang bantaran (Bengawan Solo) yang masuk wilayah Sukoharjo terdapat ratusan home industri dan semuanya rata – rata mengeluarkan limbah. Hingga saat ini masih dicarikan solusi terbaik. Hal itu juga yang menjadi pembahasan utama dalam rapat koordinasi dengan pemerintah. Namun dalam penegakan hukum jangan sampai juga memberangus, mengganggu dan bahkan menghambat proses investigasi. Bahkan Polda Jateng kini sedang mencari cara agar pelaku industri rumah tangga tetap bisa berproduksi, namun limbahnya diolah sehingga Sungai Bengawan Solo tidak terganggu,” tambah Kapolda Jateng saat memberikan penjelasan di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jumat (06/12/19).

“Hingga kini sudah banyak proses yang harus dilalui untuk mengambil tindakan tegas kepada perusahan maupun industri kecil yang mencemari sungai Bengawan Solo. Tetapi tidak mungkin melakukan tindakan tanpa proses dan tahapan yang ada. Untuk pemberian sanksi, tidak bisa langsung menutup pabrik. Hal ini harus dilakukan penyelidikan dulu untuk mencari bukti yang kuat, baru diambil tindakan. Tindakan pun harus bertahap, mulai peringatan, pemberian teguran hingga pencabutan izin,” tutup Kapolda Jateng.(Red/Hum/Krs)

Bagikan berita ini