KAPOLDA SUMUT DIMINTA SEGERA PANGGIL SAKSI KUNCI KASUS KORUPSI DI DPRD MEDAN

TARGET24JAMNEWS.COM  |  MEDAN — Terkait pengakuan Rusli Darma Ginting yang mengaku sebagai Makelar Proyek di Sekretariat DPRD Kota Medan yang memiliki 40 paket proyek dan menyetorkan fee proyek 18 persen ke Pejabat Sekretariat DPRD Kota Medan, Forum Peduli Proses Hukum menyatakan sikap yang disampaikan Ketua Umum Boasa Simanjuntak SH, Ketua Harian Benny Tomasoa selaku Ketua Pemuda Maluku Indonesia Bersatu (PMIB) Kota Medan, Sekretaris Zulkifli dan Sekretaris DPD LSM PENJARA Sumatera Utara meminta Kapoldasu untuk mengusut Makelar Proyek di Sekretariat DPRD Kota Medan seperti yang di sampaikan Rusli Darma Ginting.

Boasa Simanjuntak SH juga meminta Kepolisian untuk tidak fokus pada Kasus Penipuan dan Penggelapan yang dilakukan oleh Rusli Darma Ginting terhadap janji proyek di Sekretariat DPRD Kota Medan yang berjumlah 17 juta rupiah, tetapi juga melakukan pengembangan dengan pengakuan Rusli Darma Ginting yang pegang 40 paket proyek dan menyetorkan fee proyek sebesar 18 persen ke Pejabat di Sekretariat DPRD Kota Medan.

”Kita minta Kapoldasu melakukan pengembangan kasus Rusli Darma Ginting Makelar Proyek Sekretariat DPRD Kota Medan yang lagi di tahan Polsek Medan Timur, jangan berhenti di pidana umum saja tetapi Pidana Korupsinya juga harus di bongkar. Rusli itu salah satu saksi juga yang akhirnya bisa ungkap permainan proyek di DPRD Medan” ungkap Boasa kepada wartawan, Jumat  (20/7), di Medan.

Benny Tomasoa juga menambahkan agar Kasus ini dibuka selebar lebarnya agar masyarakat tidak salah memilih anggota legislatif di tahun 2019, karena banyak sekali terlilit kasus merampok uang rakyat bermodus Perjalanan Dinas Fiktif.

”Kita ingin Sumatera Utara khususnya kita bersih dari Pejabat bermental maling, Kapoldasu harus bongkar korupsi di Sekretariat DPRD Kota Medan” ungkapnya kepada Wartawan. (RH/RED).

Bagikan berita ini