KAPOLRESTABES MEDAN MENGECEK KESIAPAN TIM PEGASUS

TARGET24JAM | MEDAN – Polrestabes Medan menganalisis adanya potensi peningkatan aksi kejahatan jalanan seperti perampokan, penjambretan, dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Hal ini disampaikan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto ketika menengecek kesiapan tim pegasus yang baru dibentuk.

Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto menjelaskan, Tim Pegasus ini akan membantu petugas reguler di lapangan. Mereka disiagakan mengingat, pihaknya memprediksi akan ada peningkatan kriminalitas menjelang hari raya Idul Fitri 1438 H.

“Semua turun ke lapangan, dengan pakaian sipil. Supaya pelaku kejahatan tidak tahu. Tapi nanti saat melakukan pemeriksaan, mereka akan menunjukkan identitasnya. Ada lencana dan surat tugas yang mereka bawa saat operasi,” kata Dadang usai Apel Tim Pegasus di Polrestabes Medan, Kamis (31/5/2018) sore.

“Tim Pegasus ini dibentuk bertugas menangani gangguan-gangguan khusus seperti curas, curat dan curanmor,” ungkap Kombes Pol Dadang.

Dadang menuturkan Tim pegasus akan berpatroli di lokasi rawan aksi kejahatan dengan berpakaian preman. Diharapkan dengan adanya polisi di jalanan yang berpatroli memberikan rasa kepada masyarakat.

“Kepada personil yang tergabung dalam Tim Pegasus agar menjalankan tugas sesuai prosedur,” tuturnya.

Kapolrestabes Medan menambahkan kepada masyarakat nantinya agar jangan takut apabila sewaktu-waktu diberhentikan petugas untuk melakukan pemeriksaan saat berada di jalanan.

Sebab Tim Pegasus saat menjalankan tugas akan dilengkapi identitas, tanda kewenangan, KTA, surat perintah, dan surat tugas.

Hal itu mengantisipasi terjadinya modus pelaku kejahatan dalam Operasi Pegasus tersebut. Hal itu demi terciptanya suasana kondusif di Kota Medan.

“Saya minta kepada suluruh personil agar benar-benar dan sepenuh hati melaksanakan patroli demi keamanan masyarakat. Tindak tegas apabila para pelaku kejahatan melakukan perlawanan,” tegasnya.‎

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira, menuturkan jumlah tim yang dilibatkan berjumlah 29 dari Sat Reskrim Polrestabes dan polsek jajaran.

“Jika ditotal berjumlah personil ada 174. Sistem yang digunakan dengan cara hunting atau berpatroli di daerah-daerah rawan kasus 3C (curas, curat dan curanmor),” tuturnya.‎

Selain itu, sambung Putu, Tim Pegasus akan melakukan pemeriksaan terhadap orang-orang yang dicurigai dengan cara melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dan badan.

“Pada hari pertama Tim Pegasus berhasil ringkus delapan orang pelaku 3C bersama barang bukti beberapa unit sepeda motor,” tandasnya.(Jgw)

Bagikan berita ini