Kapolri: Tokoh Penggerak Kerusuhan Wamena segera Ditangkap, Identitasnya sudah Dikantongi

TARGET24JAMNEWS.COM || WAMENA – Situasi keamanan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya mulai berangsur kondusif. Sementara para tokoh penggerak kerusuhan di Wamena akan segera ditangkap polisi, Rabu (09/10/19).

Kapolri Jenderal Pol. Prof. Muhammad Tito Karnavian ,Ph.D. menyebut bahwa nama-nama tokoh-tokoh penggerak kerusuhan sudah diketahui. Para tokoh tersebut adalah kelompok United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) dan Komite Nasional Papua Barat (KNPB).

Adapun, ULMWP atau Gerakan Persatuan Pembebasan untuk Papua Barat merupakan organisasi politik untuk memperjuangkan kemerdekaan Papua Barat.
Organisasi tersebut dipimpin oleh Benny Wenda. Sementara, KNPB adalah organisasi politik rakyat dan sebuah kelompok masyarakat Papua yang berkampanye untuk kemerdekaan Papua Barat.

“Definisi amannya kalau tokoh-tokoh penggeraknya, baik dari ULMWP maupun KNPB ketangkap. Kita sudah tahu nama-namanya mereka,” tegas Kapolri.

Jenderal Pol. Tito Karnavian bersama Menko Polhukam Jenderal TNI (Purn) Dr. H. Wiranto, S.H., S.I.P. dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, S.I.P. memastikan aparat akan terus memburu nama-nama yang dimaksud.

Kapolri menyebut selama para tokoh dari dua organisasi tersebut belum ditangkap, maka potensi gangguan keamanan akan terus ada.

“Kalau mereka sudah ketangkap, sudah aman,” jelas mantan Kepala BNPT itu.

Mantan Kapolda Papua itu juga menegaskan bahwa pasukan yang kini ada di Papua, belum akan ditarik hingga batas waktu yang belum ditentukan.

“Kita akan tetap memberikan penguatan pasukan yang ada sampai dengan aman,” tegas mantan Kadensus 88AT itu.

Terkait pelaku kerusuhan di Wamena, polisi sudah menetapkan 13 tersangka. Sepuluh tersangka kini sudah ditangkap dan tiga lainnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Sebelumnya, Kapolri juga menyebut bahwa dalang dari kerusuhan di Jayapura adalah ULMWP dan KNPB.
Dari ULMWP, polisi sudah menangkap Buchtar Tabuni yang menjabat sebagai Wakil Ketua II.
Sedangkan, dari KNPB, kini ketuanya Agus Kossay dan Steven Itlay selaku Ketua Wilayah Mimika sudah ditangkap.

Sementara itu, dilaporkan ratusan pengungsi rusuh Wamena yang ditampung di Base Ops Lanud Silas Papare Jayapura diangkut kembali ke Wamena dengan pesawat Hercules milik TNI, Rabu (9/10/2019).

Mereka bersedia kembali ke Wamena dan diangkut Hercules, disaksikan Menkopulhukam Wiranto, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Menkopolhukam mengatakan ada 102 jiwa pengungsi di Jayapura yang kembali ke Wamena dan diangkut Hercules.

“Mereka bersedia kembali ke Wamena hari ini, karena situasi sudah kondusif,” ungkap Menkopolhukam.

Menkopolhukam menyebut, banyak masyarakat pengungsi yang ingin kembali ke Wamena pasca rusuh.

“Saya simpulkan banyak masyarakat ingin kembali ke Wamena. Seperti 102 jiwa pengungsi yang hari ini kembali ke Wamena. Mereka yakin hidup mereka disana, kerja mereka disana, mereka yakin aparat keamanan akan menjaga keamanan mereka, kondisi yang kondusif,” jelas Menkopolhukam.

Para pengungsi Wamena di Jayapura yang akan kembali ke Wamena dengan pesawat Hercules, Rabu (9/10/19). Para pengungsi terdapat anak-anak dan wanita dewasa.

Keinginan masyarakat kembali, bukan saja hanya karena ada jaminan keamanan dari aparat keamanan TNI dan Polri, tapi juga dari sesama masyarakat Wamena.

“Mereka juga yakin, bahwa masyarakat Wamena telah menjamin hidup berdampingan hidup rukun dengan masyarakat non Papua. Itu saya dengar langsung dari mereka,” tutur Menkopolhukam.

Kemudian, Menkopolhukam bersama Panglima TNI dan Kapolri selanjutnya akan ke Timika dan Merauke, untuk bertemu masyarakat pengungsi, guna mengimbau mereka kembali ke Wamena.

“Kami akan lanjutkan ke Timika, untuk meyakinkan seluruh masyarakat,” tandas Menkopolhukam.

Sementara Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan, menyiapkan 3 unit pesawat Hercules untuk mengangkut pengungsi yang ingin kembali ke Wamena.

“Di Jayapura disiapkan 3 hercules yang siap mengangkut pengungsi yang ingin kembali ke Wamena. Untuk Ilaga kita siapkan Helikopter. Merauke juga kita siapkan Hercules,” jelas Panglima TNI.

Panglima TNI mengklaim, pengungsi sudah banyak yang ingin kembali ke Wamena.

“Saya dan Kapolri sudah yakinkan Menkopolhukam, bahwa situasi keamanan di Wamena, Ilaga dan Pegunungan Bintang sudah kondusif. Sekarang pengungsi sudah berduyun-duyun ingin kembali karena Wamena sudah aman dan kondusif,” tutup Panglima TNI.(Red/Hum)

Bagikan berita ini