Kejari Simalungun Panggil Kepala Dinas Perhubungan Simalungun Terkait Dana Evakuasi KM Sinar Bangun

TARGET24JAMNEWS.COM |SIMALUNGUN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun kembali memanggil Kepala Dinas Perhubungan Simalungun Ramdani Purba. Setelah sebelumnya memanggil tujuh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Simalungun terkait dana evakuasi kapal KM Sinar Bangun senilai Rp 5 miliar.Rabu (17/10/18) sekira pukul 10.00 WIB.

Ramdani Purba memenuhi panggilan. langsung menuju kantor Kejari yang berada di Jalan Asahan Kecamatan Siantar kabupaten Simalungun.

Ketika dikonfirmasi kepada Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Simalungun Rendra Yoki Pardede, yang berada di ruang kerjanya membenarkan hal tersebut.

“Kita lihat nanti, kalian lihat aja siapa yang masuk nanti. Masih banyak pihak-pihak yang menerima kita undang,”ungkapnya

Rendra menjelaskan tengah melakukan kroscek di lapangan, seperti media center di Tigaras yang menggunakan anggaran besar untuk ruang media yang dipimpin oleh Akmal Siregar

” Kita gak tahu di lapangan ini. Seperti kemarin dibilang ada media center, tetapi ketika kita cek gak adanya. Nanti kutanya lagi sama tim, kalau katanya di Tigaras, kita cek lah lagi. Ada atau gak.”ungkapnya

Mengenai adanya dana yang diberikan kepada aparat kepolisian dan TNI senilai miliaran rupiah, Rendra menjelaskan bahwa timnya belum menyelidiki sampai ke situ, namun dikatakannya lagi bahwa administrasi sudah lengkap.

“Kita belum sampai ke situ (Polisi dan TNI), tetapi sampai saat ini administrasi kita lihat sudah lengkap.”jelasnya seakan tidak mau mengatakan angka yang diberikan Pemkab kepada kepolisian dan TNI

Kejari Simalungun sebelumnya telah memanggil Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dana yang dianggarkan untuk biaya pencarian korban KM Sinar Bangun senilai Rp 5 miliar. Juga memeriksa empat Kepala Dinas, mantan Dirut RSU Rondahaim dan Camat di Tigaras. Dan juga telah memeriksa bendahara BPBD Simalungun.

Empat kepala dinas yang tersangkut yakni Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mudahalam Purba, Kepala Dinas Kesehatan Jan Mourisdo, Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi Akmal Siregar, Kepala Dinas Sosial Frans Togatorop, mantan Dirut RSU Rondahaim dr Lidia Saragih dan Camat Dolok Pardamean Rediana Naibaho.(Dho)

Bagikan berita ini