Ketua Umum FSP Bun Himbau Agar Pertikaian Diselesaikan Dengan Damai.

MEDAN- Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Perkebunan (FSP Bun) Tuhu Bangun mengunjungi Kantor PT Perkebunan Nusantara III (Persero) terkait dengan informasi adanya dualisme organisasi Serikat Pekerja di
PTPN III (Persero), dan memverifikasi untuk menengahi permasalahan yang ada di tubuh SP Bun PTPN III tersebut.Kamis(15/3/2017).

Dalam kunjungan itu, KetuaUmum FSP Bun, Tuhu Bangun beserta rombongan menggelar pertemuan di Kantor PTPN III (Persero). Kedatangan Tuhu Bangun, disambut dengan penuh semangat oleh ratusan Pengurus dan anggota SP Bun baik yang diketuai oleh Tio Handoko maupun anggota SP Bun yang masih mengakui kepemimpinan Christian Orchard.

Penyambutan tersebut berjalan dengan kondusif tanpa ada pertikaian antara pendukung masing-masing. Sebagaimana diketahui, Tio Handoko terpilih secara aklamasi sebagai ketua umum SP Bun PTPN III (Persero) periode 2018 – 2022 dalam MUSLUB SERJATIP yang dilaksanakan tanggal 21 Februari yang lalu. MUSLUB SERJATIP ini dilaksanakan atas dasar desakan dari sebagian besar Pengurus Basis yang merasa kecewa dan menilai pengurus SP Bun tingkat perusahaan yang lama dianggap tidak layak dan cakap untuk
mengemban amanah organisasi.

Pada saat pertemuan berlangsung antara FSP Bun, Manajemen, dan SP Bun, ratusan Pengurus dan Anggota SP Bun menggelar aksi solidaritas dihalaman Kantor Direksi sekaligus membentangkan spanduk yang berisikan dukungan kepada Tio Handoko sebagai Ketua Umum SP Bun PTPN III (Persero).

Dalam proses verifikasi ini, Tuhu Bangun menyatakan, akan membentuk tim yang diberi nama Tim 9. Adapun tugas Tim 9 ini adalah melakukan verifikasi data secara administrasi dan secara faktual yang selanjutnya melaporkan hasil verifikasi tersebut kepada Ketua Umum FSP Bun dalam waktu yang tidak terlalu lama. Tuhu Bangun menjelaskan bahwa hasil yang didapat oleh Tim 9 akan dibahas lagi di Kantor FSP Bun sebagai bahan pertimbangan penyelesaian permasalahan ini.

Tuhu bangun juga menyarankan serta berharap, agar permasalahan SP Bun ini bisa diselesaikan secara musyawarah, arif, dan bijaksana, untuk mendapatkan solusi terbaik demi keberlangsungan organisasi.
Hasil sementara verifikasi yang dilakukan, secara factual salah satunya adalah Tio Handoko didukung oleh 43 basis dari total 52 Basis  yang ada. Disampaikan bahwa hasil verifikasi secara factual ini akan digabungkan dengan masukan dan informasi yang diperoleh oleh Tim 9. Tuhu Bangun mengatakan bahwa hasil ini akan diputuskan secepatnya, paling lambat tujuh hari kedepan. Ujar Tuhu Bangun. (rafa)

Bagikan berita ini