Korpri Layangkan Hak Jawab Terkait Berita Berjudul “Dampak Covid-19, Jatah Sembako Disunat Untuk Panti Asuhan Demi 20 Wartawan TV Dan Anggota PWI”

Foto : Upacara Pembacaan Pembagian Paket Sembako Di Halaman Kantor Bupati Deli Serdang


TARGET24JAMNEWS.COM || DELI SERDANG – Terkait pemberitaan yang terbit di media online target24jamnews.com beberapa waktu yang berjudul, “Dampak Covid-19, Jatah Sembako Untuk Panti Asuhan Disunat Demi 20 Wartawan TV Dan Anggota PWI”.

Pihak Pemerintah Kabupaten melalui Staf Ahli dan juga Kordinator penyaluran bantuan Covid-19 dari Korpri Pemkab.Deli Serdang Bapak Edwin Nasution, SH melayangkan Surat Hak Jawab atas pemberitaan di Media Online target24jamnews.com dengan judul “Dampak Covid-19, Jatah Sembako Untuk Panti Asuhan Disunat Demi 20 Wartawan TV Dan Anggota PWI” yang diterbitkan pada Selasa 19 Mei 2020.

Dengan menerangkan, “Saya selaku Staf Ahli dan juga Kordinator penyaluran bantuan dampak Covid-19 dari Korpri Pemkab Deli Serdang merasa pemberitaan tersebut tidak benar dan tidak cover both size. Bahkan penulis berita tersebut atas nama charles sipayung tidak pernah melakukan wawancara terhadap saya belum berita terbit dari charles sipayung tidak ada meliput saat pelepasan bantuan Korpri sebanyak 6.000 paket sembako untuk warga terdampak covid-19 yang dilaksanakan pada Kamis (14/5/2020) lalu sehingga tidak mendengarkan data berapa banyak bantuan yang akan disalurkan”.

“Mengenai bantuan untuk Panti Asuhan berdasarkan data saya yang saya bacakan adalah benar 150 paket demi 20 wartawan TV dan anggota PWI”.

“Si penulis sepertinya beropini dan tidak sesuai fakta yang ada, bahkan ironisnya si penulis tidak pernah melakukan wawancara sehingga berita yang diterbitkan tidak berimbang atau tidak Cover Both Size dan selaku Kordinator penyaluran merasa heran dapat dari mana data 200 paket untuk Panti Asuhan dan siapa yang merangkan kepada wartawan bahwa data tersebut disunat demi 20 wartawan TV dan anggota PWI sehingga membuat kegaduhan kami selaku penyalur dengan Wartawan TV yang tergabung dalam IJTI (Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia) dan anggota PWI (Persatuan Wartawan Indonesia)”.

“Sebab data yang benar adalah 150 paket sembako yang disalurkan untuk Panti Asuhan sesuai keputusan Dewan Pimpinan Korpri Kabupaten Deli Serdang dan tidak pernah 200 paket”, terang Edwin Nasution dalam surat Hak Jawabnya tertanggal 20 Mei 2020.

Dan wartawan kami bernama Charles Sipayung saat di wawancarai tim target24jamnews.com menerangkan, “kalau saya berada di lokasi saat upacara pembacaan pembagian paket sembako tahap II dari Korpri Pemerintah Kabupaten Deli Serdang tersebut, namun karena sadar kalau saya tidak punya hak mengambil paket sembako tahap II dari Korpri Pemerintah Kabupaten Deli Serdang tersebut tanggal 14 Mei 2020, hanya sebatas mendengarkan pembacaaan paket sembako tersebut, usai pembacaan saya bergegas ke Warkop WUPDS G17 di depan Polresta Deli Serdang”.

Kehadiran wartawan kami untuk peliputan pembagian sembako tahap II dari Korpri kepada masyarakat terdampak covid-19 telah dijelaskan kepada Edwin pada Jumat 29/5/2020 pukul 11.30 Wib. Dan pihak Korpri tidak mau memperpanjang masalah pemberitaan tersebut.

Bagikan berita ini