KPK Kembali Tetapkan 38 Orang Anggota DPRDSU Dan Mantan DPRDSU Sebagai Tersangka

MEDAN–Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menetapkan 38 orang tersangka baru dalam kasus suap yang dilakukan oleh Gatot Pujo Nugroho mantan Gubernur Sumatera Utara.

Berikut nama-nama Anggota DPRD Sumut, dan mantan Anggota DPRD Sumut ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) : Rizal Sirait, Rinawati Sianturi, Rooslynda Marpaung, Fadly Nurzal, Abu Bokar Tambak, Enda Mora Lubis, M Yusuf Siregar, Muhammad Faisal, DTM Abul Hasan Maturidi, Biller Pasaribu, Richard Eddy Marsaud Lingga, Syafrida Fitrie, Rahmianna Delima Pulungan.

Arifin Nainggolan, Mustofawiyah, Sopar Siburian, Analisman Zalukhu, Tonnies Sianturi, Tohonan Silalahi, Murni Elieser Verawaty Munthe, Darwan Sembiring, Arlene Manurung, Syahrial Harahap, Restu Kurniawan Sarumaha, Washington Pane.

Jhon Hugo Silalahi, Ferry Suando Tanuray Kaban, Tunggul Siagian, Fahru Rozi, Taufan Agung Ginting, Tiaisah Ritongga, Helmawati, Muslim Simbolon, Sonny Firdaus, Pasiruddin Daulay, Elezaro Duha, Musdalifah, Tahan Manahan Panggabean.

Mereka sebagai tersangka terkait fungsi dan kewenangan mereka selaku anggota DPRD Sumut Periode 2009-2014 dan Periode 2014-2019 sebagaimana dimaksud dalam pasal 12 huruf a dan huruf b pasal 11 UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas No. 31 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 64 ayat (1) dan pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Surat KPK No. B/227/DIK.00/23/03/2018 Perihal pemberitahuan itu ditujukan kepada ketua DPRD Sumut. Surat tersebut ditandatangani oleh Deputi Penyelidikan KPK, Aris Budiman pada tanggal 29 Maret 2018.

Surat itu menyebutkan 38:anggota dan mantan anggota DPRD Sumut tersangka baru atas kasus suap mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang membenarkan surat tersebut, benar itu, ujar Saut melalui aplikasi Wats App, Jumat, (30/03/2018).

Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman ketika dikonfirmasi awak media menyatakan, semua kita serahkan pada hukum, ujarnya.(Hry)

Bagikan berita ini