KPU Sumut Launching Pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK)

MEDAN-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumatera Utara dan Komisi Pemilihan Umum Kota Medan bersama tim pemenangan pasangan calon (Paslon) melaunching sekaligus memasang Alat Peraga Kampanye (APK) paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut di Jalan Marelan Raya Pasar I Tanah 600 Kecamatan Medan Marelan, Senin (26/3/2018).

Pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) dilakukan secara simbolis di depan pergudangan dengan memajang foto dua pasangan calon yakni Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (nomor urut 1), dan Djarot Saiful Hidayat-Sihar P Sitorus (nomor urut 2). APK ini dibuka menggunakan kain berbentuk tirai oleh KPU Sumut dan KPU Medan didampingi masing-masing tim pemenangan.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut, Mulia Banurea menyatakan, pemasangan APK ini dilakukan secara simbolis, dan penyerahan berita acara dalam memberikan APK kepada masing-masing paslon di 33 Kabupaten/Kota. “Jadi pemasangan secara simbolis sudah dilakukan bersama masing-masing tim paslon yang diawasi Bawaslu Sumut,”

Mulia Banurea mengimbau agar masing-masing tim pemenangan paslon dapat merawat APK yang diberikan KPU Sumut melalui KPU kabupaten/kota. “Jika rusak, masing-masing paslon boleh membuatnya, namun atas persetujuan dan izin dari KPU Sumut,” ujarnya.

Alat Peraga Kampanye (APK) ini merupakan salah satu media untuk berkampanye masing-masing paslon sesuai Peraturan KPU (PKPU) Nomor 4 Tahun 2017 Pasal 29. “Pengaturan pemasangan lokasi alat peraga kampanye ini bertujuan bagaimana menjaga etika, estetika dan ketertiban serta keindahan tata kabupaten/kota.”

KPU Sumut juga memberikan kesempatan kepada masing-masing tim paslon untuk menggandakan sesuai aturan PKPU yakni 3 baliho, 10 umbul-umbul di setiap kecamatan dan 2 spanduk di setiap desa/kelurahan.

“Jika menambah diluar dari fasilitas KPU. Kita mintakan jangan dipasang di tempat yang dilarang sesuai aturan seperti tempat ibadah, gedung pendidikan dan pengajaran serta fasilitas pemerintahan,” ujar Mulia.

Sementara, Ketua KPU Medan Herdensi Adenin menyatakan, untuk APK yang dicetak oleh KPU selalu berdampingan pemasangannya. “Kalau untuk APK itu kita selalu ada batangnya dan selalu berdampingan saat pemasangan di beberapa titik. Di luar dari itu, berarti bukan KPU yang cetak ataupun pasang,” ujarnya.(Hry)

Bagikan berita ini