Lambatnya Penanganan Polsek Pancur Batu Terhadap Korban Pengeroyokan di Pancur Batu

TARGET24JAMNEWS.COM || MEDAN – Polsek Pancur Batu diminta serius menanggapi laporan dugaan penganiayaan yang di alami Yunus Sitinjak yang bekerja sehari-hari sebagai Ojek Online pada 3 Juni 2019 lalu.

Kejadian bermula saat Yunus menjemput orderan ojek online di Gedung Paviliun dekat RSUP Adam Malik tepatnya di perumahan griya permata IV.Namun saat tiba di lokasi orderannya di cancel oleh si calon penumpang tanpa alasan jelas.

Yunus pun keluar dari komplek tersebut, namun saat melewati pos penjagaan Yunus di stop oleh salah seorang yang berjaga di pos tersebut.Yunus di interogasi dan diminta untuk ikut mereka dan memukulinya. ” Saya di bawa ke suatu tempat bang, dan dikeroyok pelaku dan temannya,” kata Yunus dengan raut wajah sedih dan ketakutan kepada awak media.

Saat Yunus dianiaya oleh para penjaga pos,Yunus selamat setelah salah satu rekannya sesame ojek online melihat kejadian tersebut dan menyelamatkannya dari para pelaku yang berusaha mau menghabisinya.

Keesokan harinya tepatnya 4 Juni 2019, Yunus Sitinjak pun mendatangi Polsek Pancur Batu untuk membuat laporan atas adanya dugaan tindak pidana pengeroyokan dan penganiayaan dan tertuang sesuai STPL Nomor 167/VI/2019/Restabes Sek.PC.Batu tanggal 04 Juni 2019.

Yunus Sitinjak yang beralamat di graha Tj. Anom, Blok D 12, Desa Tanjung Anom, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara menerima STPL pada keesokan harinya dalam bentuk foto copy yang seharusnya sebagai pelapor atau yang berkepentingan, pihak kepolisian harus menyerahkan STPL asli tersebut kepada dirinya sebagai korban pada saat membuat laporan polisi.

Hingga berita ini diturunkan terduga pelaku masih bebas berkeliaran dilokasi tersebut seperti orang yang tidak bersalah dan kebal hukum.

Lambatnya penanganan kasus yang dia alami akhirnya Yunus Sitinjak pun menyerahkan permasalahannya terkait dugaan penganiayaan yang tak kunjung selesai oleh Polsek Pancur Batu kepada Law Firm Yudi Irsandi, SH & Rekan. ”Persoalan hukum tersebut akan kita tindak lanjuti dan akan terus kami dampingi.” Tegasnya.

“Selaku Penasehat Hukum, kami akan berupaya agar hukum tidak berat sebelah dan tidak pandang bulu, sebab pada hakekatnya hukum itu harus memberikan rasa keadilan bagi siapa saja yang membutuhkannya.Kita akan terus pantau permasalahan hukum yang dihadapi klien kami ini,” ungkap Yudi.(10/8/19)

Sementara itu Kapolsek Pancur Batu, Kompol Faidir Caniago, SH. MH dalam penjelasannya mengatakan, bahwa jajarannya sudah mengejar pelaku dan pelakunya tidak ada di tempat.

” Kita sudah kejar dan datangi rumah keluarga yang terduga tersangka, namun hasilnya nihil” Pungkas Kompol Faidir Caniago. ( Js)



Bagikan berita ini