Sepeda Motor Dipinjam Malah Digadekan, Bapak Dan Anak Dijemput Polsek Batang Kuis Polresta Deli Serdang Dari Polsekta Medan Barat

Foto : Dua Pelaku Yang Di Jemput Polsek Batang Kuis Polresta Deli Serdang


TARGET24JAMNEWS.COM || DELI SERDANG – SS dan DA Pelaku Penipuan dan Penggelapan Sepeda Motor yang terjadi di Jalan Ampera Desa Batang Kuis Pekan berhasil ditangkap Polsek Batang Kuis, Senin (1/6/2020).

Informasi yang dihimpun, kejadian tersebut sudah di laporkan oleh korban atas nama Rebin (57) warga Jalan Makmur Gang Amanah Dusun VII Desa Sambirejo Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang, Minggu (17/05/2020) kepada Pihak Kepolisian Polsek Batang Kuis Polresta Deli Serdang atas kehilangan sepeda motornya.

Selanjutnya pada hari Senin (1/6/2020) Polsek Batang Kuis Polresta Deli Serdang mendapat Informasi, bahwa Pelaku SS (49) warga Desa Andan Sari Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang dan DA (16) (anak SS) dan Barang Bukti telah di amankan di Polsekta Medan Barat.

Mendapat Informasi tersebut Kanit Reskrim Polsek Batang Kuis Polresta Deli Serdang beserta anggota menjemput pelaku dan barang bukti ke Polsekta Medan Barat dan diboyong ke Polsek Batang Kuis untuk di Lakukan Proses Lanjut .

Saat diinterogasi, SS mengakui Sepeda Motor Supra X 125 Warna Merah Milik Rebin tersebut dipinjam oleh SS dengan alasan untuk menjemput kawannya dan dengan sengaja tidak mengembalikan sepeda motor milik korban dengan maksud untuk dikuasai. Kemudian pada hari Senin (1/6/2020) pukul 13.00 wib, SS ingin menjual /menawarkan sepeda motor tersebut lewat media sosial. Dan hal ini diketahui oleh anak Rebin dan temannya dan mencoba untuk membeli sepeda motor yang ditawarkan oleh SS lewat media sosial dan disepakati jumpa di Brayan Medan. Dengan bantuan Polsek Medan Barat, pelaku dan barang bukti dapat diamankan.

AKP Simon Pasaribu Kapolsek Batang Kuis Polresta Deli Serdang menjelaskan pada awak media ini, membenarkan kejadian tersebut. Rabu (3/6/20).

“Benar pelaku dan barang bukti sudah kami amankan, saat ini yang bersangkutan sedang kami lakukan penyidikan lebih lanjut.”pungkas Simon.

Bagikan berita ini