MAFIA KAYU DI PULAU MURSALA TAPTENG BERULAH, POLDA SUMUT DIMINTA ATENSI

TARGET24JAMNEWS.COM  |  TAPANULI TENGAH — Kabar tak sedap kembali berhembus di wilayah kabupaten Tapanuli Tengah. Belum perkara judi tuntas, kembali warga paparkan persoalan pelanggaran hukum yakni mafia kayu di pulau Mursala, Tapanuli Tengah berulah. Menurut warga, pada Agustus tahun 2015 lalu personil Kodim pernah mengamankan oknum mafia kayu illegal dari Pulau Mursala. Yang diduga kayu illegal tersebut ditujukan kepada pengusaha kayu di yang berdomisili di Mela yaitu M.

“Saat itu sesuai yang dikatakan Danlanal Sibolga, diperkirakan berkisar 30 ikat atau sebanyak 500 batang ataupun sebanyak 60 – 70 kubik. Sekarang ini oknum Mhd T alias M berulah lagi. Dia kami ketahui lakukan penebangan kayu di tempat yang sama. Beberapa bulan lalu pada September 2018, Polres Sibolga juga pernah mengamankan pelakunya. Kita minta kepada Polda Sumut agar memonitor pengambilan kayu yang terjadi di Pulau Mursala. Pengusaha berinisial M ini nggak bisa tersentuh sepertinya. Karena Polres Tapteng tau ada pemotongan kayu disana, tapi kok didiamin ya,” ujar warga sekaligus sumber terpercaya dan meminta namanya tidak disebutkan, Rabu (30/1).

Masih menurut sumber, oknum M juga saat ini mencalonkan sebagai calon legislatif dari salah satu partai politik.

“M beralamat di kota Beringin, Sibolga. M sekarang mencalonkan jadi calon legislatif. Kita minta agar polisi bisa memeriksanya,” beber sumber.

Seperti diketahui pada Agustus 2015 lalu, informasi yang dihimpun dari sumber yang dipercaya mengungkapkan penangkapan petugas berhasil mengindentifikasi beberapa orang yang ikut dalam kapal KM Rezeki II GT , yang diketahui sumber milik marga Tambunan warga Kecamatan Tukka, Tapanauli tengah. Menurut sumber kayu hasil tangkapan tersebut diamankan di perairan sekitar kompleks Lanal Sibolga di Mela seperti yang dilansir dari halaman Laraspost.com.

Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Sukamat saat dikonfirmasi tidak memberikan jawaban. Mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Aceh itu, enggan menjawab isi pertanyaan jurnalis melalui pesan aplikasi Whatsapp. Sementara Kasat Reskrim Polres Tapanuli Tengah AKP Dodi Nainggolan SH kepada www.target24jamnews.com mengatakan akan menindak tegas pelaku penebangan tersebut.

“Kalau memang beliau yang tebang kita tangkap,” kata Dodi, Rabu (30/1). (RED/TIM/LARA).

Bagikan berita ini