Mantan Kapolsek Kolang di Tapteng Diduga Jadi Calo PNS Akan Dilaporkan Ke Poldasu

Kantor Polisi Polda Sumatera Utara

TARGET24JAMNEWS.COM || TAPANULI TENGAH – Mantan anggota kepolisian Tapanuli Tengah, berinisial PB dan istrinya diduga melakukan penipuan ke beberapa orang yang berharap jadi PNS karena mengklaim dapat meluluskan jadi PNS dengan syarat menyerahkan uang puluhan bahkan ratusan juta rupiah.

Pada waktu itu (Tahun 2013) PB merupakan Polisi aktif dengan jabatan Kapolsek di Tapanuli Tangah tepatnya di wilayah Hukum Kolang dengan pangkat AKP dan istrinya PNS yang bertugas di BKD.

Salah seorang korban yang bernama Rusmaida Situmeang yang beralamat di desa pagar binjohara kelurahan binjohara kecamatan manduamas Tapanuli Tengah menuturkan awalnya ada tawaran dari PB bahwa ada lowongan buka PNS dari honorer kategori II.PB merupakan masih kerabat dari korban.

PB dan istrinya berani menjanjikan para korban bisa memasukan menjadi PNS dengan mengaku punya relasi di Jakarta.

“PB merupakan seorang anggota polisi aktif pada waktu itu dengan pangkat AKP dengan jabatan Kapolsek  meminta uang berbagai tahapan ada yang mengasih dengan jumlah 210 juta,dan juga 75 juta dari beberapa korban lainnya “Ujar Rusmaida kepada wartawan, Senin (16/03/2020).

 

Rusmaida Boru Situmeang

“PB kala itu berjanji akan meluluskan korban menjadi PNS lalu meminta sejumlah persyaratan, di antaranya foto kopi KTP, akte, ijazah, pas foto dan uang tunai. Para Korban menyerahkan persyaratan yang diminta.”ungkapnya.

“Kami percaya terhadap PB karena sosok PB seorang penegak hukum dan istrinya seorang PNS di Badan Kepegawaian Daerah Tapanuli Tengah.Kami tidak menyangka ternyata suami istri ini menipu kami”tuturnya.

Lama janji tersebut tak kunjung datang hingga sampai tujuh tahun kemudian korban merasa kecewa dengan perlakuan Mantan Kapolsek tersebut sampai setiap dihubungi tidak pernah mengangkat telpon padahal tujuan korban meminta nasib kedua anaknya yang di janjikan masuk PNS.

Ibu janda ini selalu menangis memikirkan Uang pinjamannya yang tidak ada hasilnya sampai semua emas perhiasan habis juga suami dari korban meninggal dunia Oktober 2019 tak kunjung juga  masuk calon PNS yang dijanjikan oleh Mantan Kapolsek ini.

Dengan tidak adanya itikat baik dari PB dan Istrinya maka para korban berencana akan melaporkan hal tersebut ke Poldasu agar PB dan istrinya bisa mempertangungjawabkan perbuatan mereka.(Josua giawa)

Bagikan berita ini