dilihat 85 kali

Merasa Jadi Penguasa Jalanan, Anggota Paskibra Keroyok Supir Angkot

TARGET24JAM | PEMATANGSIANTAR – Seorang supir angkot  bernama Roy Desmon Pakpahan (24), mengalami hal yang tidak mengenakkan. Dimana puluhan anggota Paskibra Kota Siantar, melakukan pengeroyokan terhadapnya di Jalan Merdeka, Siantar Plaza, persis di depan Siantar Plaza.Sabtu (28/7/2018)
Menurut keterangan yang didapat dari lokasi kejadian, nekatnya puluhan anggota paskibra melakukan pengeroyokan lantaran supir Roy sudah terlalu lama ‘ngetem’. dan menghambat jalan bagi anggota paskibra yang saat itu sedang ingin melintas dari lokasi kejadian.
Salah satu anggota paskibra meneriaki Roy,agar segera memajukan angkot yang sedang ia kendarai. Namun korban tidak mengindahkan hal tersebut,sehingga membuat pelaku yang belum diketahui identitasnya marah dan memberikan kata-kata makian.
Tak sampai disitu sebelum Roy memajukan angkot tersebut, beberapa anggota paskibra menemui korban dan langsung melayangkan tamparan ke wajah korban. Sesaat setelah keluar dari angkot, pukulan itupun semakin bertubi-tubi alhasil membuat bagian wajah dan tubuh luka-luka.
Pengeroyokan yang terjadi itupun mengundang perhatian pengendara dan pengguna jalan. Pun membuat salah seorang penumpang angkot Tirta Novita Silaban turun dan hendak melerai perkelahian yang ada di lokasi tersebut.
Berharap perkelahian itu tidak berlanjut, Tirta pun mencoba melerai. Namun itu tidak sesuai dengan apa yang diharapkan dan salah satu anggota paskibra juga melakukan pemukulan terhadap wanita tersebut dengan menendang bagian perut dan bagian kaki kanannya.
Sangat di sayangkan tindakan anggota paskibra yang di duga ada 10 orang melakukan tindakan pemukulan kepada wanita tersebut,membuat bagian perut dan tangan Tirta luka-luka.
Personil Polres Siantar yang mengetahui kejadian tersebut langsung datang ke lokasi kejadian, dan langsung mengamankan korban dan seluruh anggota paskibra yang terlibat pengeroyokan tersebut dibawa ke Mapolres Pematangsiantar.
Kasubbag Humas Polres Pematangsiantar, Iptu Resbon Gultom, Senin (30/7), mengatakan pihaknya yang langsung dipimpin Wakapolres Pematangsiantar Kompol J. Sitompul melakukan mediasi kepada kedua belah pihak di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolresta Siantar.
Hingga pada malam harinya mediasi tersebut tidak membuahkan hasil, sehingga korban membuat laporan pengaduan dengan No LP/310/VII/2018/SU/STR.
“Mediasi sudah kita lakukan, namun saat itu tidak membuahkan hasil. Kita saat ini tetap lakukan upaya mediasi,” katanya. (dho)
Bagikan berita ini

Mungkin Anda Menyukai