Mini Lab Dapat Meningkatkan Produksi Pertanian Dan Pengembangan Pertanian

TARGET24JAMNEWS.COM || DELI SERDANG – Mini Lab didirikan guna meningkatkan produksi pertanian dan pengembangan pertanian organik. Dimana Mini lab tersebut menggunakan microbactery alfaafa (MA 11) Decomposer Inovatif yang dapat memfermentasi bahan kompos padat, hanya dalam waktu 1×24 jam.

Hal tersebut di sampaikan Kepala Bank Indonesia (BI) perwakilan Provinsi Sumatera Utara Wiwiek Sisto Widayat, dalam peresmian Laboratorium Mini (Mini Lab) MA 11, yang dampingi Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi di Dusun Jogja, Desa Sidodadi Ramunia, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang, Senin (30/9/2019).

Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara dalam hal ini bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemkab Deli Serdang yang di Wakili oleh Yusuf Siregar.
Kepala Kantor Perwakilan BI Sumut Wiwiek Sisto Widayat menuturkan, bahwa mini lab

MA 11 merupakan mikroba pengurai yang dapat mempercepat proses pembuatan kompos dan pakan ternak yang dapat digunakan untuk produk perkebunan, pertanian dan perikanan bahkan pertanian organik. “Ini akan terus kita kembangkan untuk meningkatkan produksi pertanian kita,” jelasnya.

Poktan Juli Tani yang sudah dibina oleh BI sejak 2017 sudah memiliki Sub Terminal Agribisnis (STA) yang digunakan untuk menampung hasil panen petani dan memutus mata rantai tengkulak. Dengan harapan, Poktan Juli Tani bisa menjadi percontohan klaster cabai merah dan padi di Deliserdang untuk wilayah Sumut.

“Keseluruhan lahan Poktan Juli Tani ada sekitar 48 hektar, di mini lab ini terdapat dua kuintal MA 11 yang dapat digunakan untuk 200 hektar. Jadi, sisanya bisa dijual petani untuk menambah pendapatan,” pungkasnya.

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dalam sambutannya mengatakan bahwa ia berkomitmen untuk menambah mini lab serupa di sentra-sentra produksi pertanian seperti Karo ataupun Humbahas.

Edy Rahmayadi juga mengatakan bahwa inflasi sangat penting kita kendalikan, karena inflasi ibaratkan tensi darah dalam tubuh kita, kalau dia tinggi harus kita turunkan, dan normalkan, karena kalau dia tinggi terus, bisa mengakibatkan stroke. Kalau sudah stroke percuma saja hidup, akan tetapi tidak bisa berbuat apapun, katanya.

Wakil Bupati Deli Serdang M Ali Yusuf Siregar dalam sambutannya mengatakan bahwa konsep Mini Lab ini sangat penting untuk mengefesiensikan waktu dan menambah hasil produksi yang akan berdampak pada peningkatan perekonomian di daerah Kabupaten Deli Serdang.

Ketua Poktan Juli Tani, Yareli menuturkan, dengan adanya mini lab MA 11 itu, diharapkan tanaman pertanian menjadi semakin sehat karena memang Poktan Juli Tani sudah menerapkan pertanian organik. dengan Mini Lab ini penggunaan pupuk kompos dan treatment terhadap lahan menjadi lebih maksimal. Untuk keseluruhan lahan ada 48 hektar yang terdiri dari 32 hektar cabai merah dan 16 hektar padi.

Turut hadur dalam peresmian tersebut Wakil Bupati Deliserdang M Ali Yusuf Siregar, Kadis Perindag Sumut Zonny Waldy, Kepala Bulog Divre Sumut Basirun dan Deputi Direktur BI Sumut Demina Sitepu.(Ss).
Bagikan berita ini