Modus Uang Transport Warga Penerima Sembako Covid – 19 di Nagori Silakkidir Dipungli

TARGET24JAMNEWS.COM ||SIMALUNGUN – Sudah jatuh ketimpa tangga pula begitu yang didapat warga penerima sembako pemerintah terdampak covid – 19 di nagori silakkidir. Masyarakat yang sangat ketakutan dengan wabah virus covid – 19 melaksanakan anjuran pemerintah untuk tetap dirumah aja dan berharap mendapatkan bantuan agar dapat bertahan hidup hingga wabah covid – 19 berlalu.

Pemerintah yang serius menagani pembagian sembako bagi masyarakat dan berharap agar berjalan dengan tertib dan aman.Namun lain halnya dengan kepala dusun (Kadus) huta III ( tiga) nagori silakkidir kecamatan hutabayu raja ,kabupaten simalungun.

Dimana setiap warga yang menerima bantuan sembako harus menyetorkan uang sebesar Rp.10.000 rupiah/ paket kepada kadus huta III nagori silakkidir dengan alasan uang tersebut sebagai pengganti transport, hal tersebut sangat membuat warga sangat resah dan menyayangkan sikap pemimpin dinagori tersebut.

Ketua relawan, maujana, beserta perangkat diduga bekerjasama melakukan pungli yang melanggar undang – undang no 87  tahun 2016 tentang saber pungli.

Ketika awak media menkonfirmasi kepada kadus huta III bermarga tambunan melalui telepon seluler membenarkan kutipan tersebut.”Hal itu adalah hasil musyawarah para gamot ,maujana, dan pangulu.Uang tersebut nantinya akan dikumpulkan tapi hingga saat ini kamis 28 mei uang kutipan tersebut masih berada ditangan para gamot hingga akan dirapatkan kembali” ucap kadus tambunan dari telepon seluler .Kamis(28/5/2020)

Masih menurut tambunan, sembako yang dibagikan di dusun huta III berkisar 59 paket sembako dari provinsi sumatera utara dan blm sepenuhnya diambil para warga ,mungkin sekitar 20 an paket lagi belum tersalurkan karena belum diambil dari rumah , soal pungutan tersebut adalah hasil musyawarah kami dengan pangulu, maujana dan Gamot (Kadus), dan serba menutup seluler. (Gas)

Bagikan berita ini