OKNUM DINAS PERTAMANAN MAIN TEBANG KAYU TANPA IZIN

TARGET24JAMNEWS.COM  |  MEDAN — Penebangan pohon liar kini terjadi lagi di Kota Medan. Salah satunya seperti yang terjadi di pinggir Jalan Krakatau Ujung, atau tepatnya di depan gedung baru PT. Sumatera Berlian Motor Mitsubishi, Medan. Terlihat sebatang pohon ditebang oleh oknum yang diduga tidak memiliki izin.

“Penebangan yang dilakukan oleh oknum terkait disinyalir belum mengantongi izin atau liar sehingga kami mempertanyakan legalitas penebangan yang dilakukan oleh pihak pihak terkait,” ujar salah seorang warga yang meminta namanya tidak disebutkan, Senin (27/08/18). 

Warga menduga bahwa yang melakukan penebangan pohon tersebut adalah petugas resmi dan memiliki izin. 

“Kalau masalah izin penebangan saya tidak tahu, apa pelaku penebangan sudah mengantongi izin atau tidak itu bukan urusan saya. Pemerintah setempat yang tahu tentang hal itu. Tetapi kami juga mengaharap agar pelaku penebangan pohon mempunyai izin resmi,” katanya lagi.

Pihak Kelurahan Tanjung Mulia saat dikonfirmasi, mengaku tidak ada yang mengajukan permohonan atas penebangan pohon itu. 

“Pihak pemohon tidak ada mengajukan permohonan dan saya tandatanganin,” kata pihak kelurahan.

Terpisah, PT. Sumatera Berlian Motor yang dianggap berkompeten untuk dimintai keterangan mengatakan bertanggungjawab atas hal tersebut.  

“Kita selaku penanggungjawab atas permasalahan ini dan meminta tolong kepada salah satu oknum yang bekerja di Dinas Pertamanan Kota Medan untuk penebangan tersebut,” ujar Rina salah satu staf di perusahaan itu. 

Rina menambahkan, bahwa pihaknya sudah melaksanakannya sesuai dengan prosedur. 

“Kami sudah melaksanakan sesuai prosedur sebelum melakukan penebangan, dikarenakan saya sendiri yang bertanggung jawab dalam pengurusan hal tersebut dan sudah saya serahkan ke Pak Erjan. Coba hubungi Pak Erjan saja langsung karena pihak kami sudah menyerahkannya kepada dia, selaku pihak Dinas Pertamanan. Bahkan saya sudah memberikan fotocopy KTP saya untuk pengurusan izin tersebut,” cetus Rina.

Namun saat awak media meminta dokumentasi atau surat pertinggal terkait permohonan penebangan pohon tersebut, Rina tidak bisa menunjukkannya.

“Kalau masalah izin nya tanya saja langsung ke Pak Erjan, karna saya sudah menyerahkan ke beliau scara ‘ALL IN ONE’, kami tinggal nunggu hasil saja, karna kan biasanya emang beliau yang saya minta ngurus permasalahan seperti ini, sebab kami kenal dan beliau andil dalam bidang tersebut,” beber Rina.

Erjan, pihak yang dicatut Rina sebagai pegawai Dinas Pertamanan mengatakan tidak memiliki izin penebangan itu.

“Sudahlah bang, kita kan sama sama orang lapangan, seharusnya abang sudah mengerti akan hal ini. Kapan kita bisa jumpa untuk membahas permasalahan ini,” kata Erjan. (RED/EBI). 

Bagikan berita ini