OKNUM KEPLING TERKENA OTT, TERANCAM PIDANA 15 TAHUN PENJARA

TARGET24JAMNEWS.COM  |  MEDAN — Kepala Lingkungan (Kepling) X, Kelurahan Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor, Kamaruddin Kaloko (55), yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Polsek Delitua pada, Jumat (7/9), kemarin sekitar pukul 14.00 WIB lalu, terancam hukuman 15 tahun penjara.

Demikian disampaikan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto SH SIK MSi, dalam paparan kasus OTT di lobby Mapolrestabes Medan, Senin (17/9/2018) pukul 12:00 WIB.

Mantan Koorspripim Kapolri ini mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal saat pihaknya menerima informasi dari korban atas nama Roger Taruna, bahwa ada seorang oknum kepling meminta sejumlah uang kepadanya.

“Kepling itu meminta biaya pengurusan ganti rugi tanah milik Roger, yang terkena pelebaran jalan di Jalan Karya Wisata, Kelurahan Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor. Tersangka mengatakan bahwa korban tidak boleh menandatangani berita acara pencairan, sebelum setuju menyerahkan uang sebesar Rp30 juta pada tersangka,” papar Dadang.

Kepling) X, Kelurahan Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor, Kamaruddin Kaloko (55), yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Polsek Delitua.

Lanjutnya lagi, tersangka meminta buku tabungan milik korban sebagai jaminan, hingga pencairan uang ganti rugi dibayarkan atau ditransfer ke rekening korban.

Akibat ulah Kepling ini, korban merasa keberatan dan dirugikan hingga ia melaporkan peristiwa tersebut kepada Polsek Deli tua.

“Pada saat penyerahan uang dari korban ke tersangka di rumah makan Jalan AH Nasution, petugas gabungan Satreskrim Polrestabes Medan dan Polsek Delitua langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka,” ungkap Kombes Pol Dadang.

Dari tangan tersangka diamankan barang bukti berupa uang tunai Rp.30 juta, buku tabungan Bank Sumut milik korban dan satu unit handphone.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 12 huruf e UU RI No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo UU RI No 31 tahun 1999 Tentang Tindak Pidana Korupsi, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” pungkas Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto. (RED/MR). 

Bagikan berita ini