dilihat 203 kali

Partai Nasdem Calonkan Yang Diduga Bandar Judi Togel Kelas Kakap, Satreskrim Lidik sebutan si Oppung.

TARGET24JAMNEWS.COM || DELI SERDANG – Dalam perhelatan pemilihan calon legislatif di Indonesia tahun 2019. Ternyata banyak caleg di dukung latar belakang tidak layak menang sebagai penyambung lidah rakyat. Disebabkan latar belakang yang buruk seperti dari Partai Gerindra yang mencalonkan Kader yang pernah sebagai Eks Koruptor.Senin(21/1/2019)

Ternyata bukan hanya dari Partai Gerindra, Partai Nasdem yang merupakan pendukung besar dalam Pemilihan Presiden tahun 2019 ini juga mencalonkan caleg yang diduga Bandar Judi Togel Kelas Kakap untuk wilayah Pemilihan Kabupaten Deli Serdang.

Saat dikonfirmasi dengan Ketua Fraksi Nasdem Deli Serdang Abdul Rahman, apakah benar ada Caleg dari Nasdem diduga seorang Bandar Togel, “saya tidak tau asal usul pekerjaan beliau, Bandar Togel atau tidak, yang jelas kalau sesuai syarat dari KPU, dia dinyatakan bisa maju jadi Caleg, itu urusan Kepolisianlah, ok bang”, ujarnya.

Satreskrim Polres Deli Serdang, melalui Kanit Pidana Umum (Pidum) Ipda Dimas kepada wartawan menegaskan akan terus melakukan penangkapan dan pemberantasan praktek perjudian yang ada di wilayah hukumnya.

Hal itu terbukti, setelah pihaknya mengamankan beberapa orang juru tulis (jurtul) toto gelap (Togel) maupun Kordinator dari perjudian tersebut.

“Bukan hanya praktek judi Togel, segala jenis perjudian akan kita tangkap, karena memang praktek judi adalah atensi dari pimpinan,” kata Ipda Dimas kepada wartawan saat ditemui diruangan kerjanya waktu lalu.

Dari hasil giat Satreskrim Polres Deli Serdang unit Pidum, sekitar 9 orang Jurtul dan 2 koordinator berhasil diamankan. Namun, kedepannya polisi akan terus melakukan pengungkapan.

“Jurtul diamankan dari Kecamatan Lubuk Pakam dan Tanjung Morawa sekitarnya, kordinator togelnya diamankan dari Kecamatan Lubuk Pakam dan Pantai Labu sekitarnya,” ungkap Kanit Pidum.

Ketika ditanya wartawan, apakah Judi Togel di Kecamatan Lubuk Pakam sudah bersih ? Kanit Pidum mengatakan akan menangkap Jurtul dan Bandar jika memang masih ada.”Bukan di Kecamatan Lubuk Pakam saja, tapi juga di kecamatan lain juga akan ditangkap jika memang benar ada praktek judi,” ungkapnya.

Saat ditanya, apakah pihak kepolisian mengetahui adanya praktek perjudian yang diduga dikendalikan oleh ‘Sioppung’ di Kecamatan Lubuk Pakam. Mendengar itu, Kanit Pidum mengaku pernah mendengar sebutan Sioppung. “Akan kita tindaklanjuti jika memang yang bersangkutan ‘Sioppung’ terbukti sebagai bandar ataupun jurtul,” tegas Kanit Pidum.

Menurut sumber data KPU, total ada 38 caleg eks koruptor. Jumlah tersebut terdiri dari 12 caleg DPRD Provinsi dan 26 caleg DPRD Kabupaten/Kota. (Pyg).

Bagikan berita ini

Mungkin Anda Menyukai