PEMKO MEDAN BAHAS PENERBITAN AKTE KELAHIRAN ANAK-ANAK PANTI ASUHAN DI KOTA MEDAN

TARGET24JAM – MEDAN – Sulitnya persoalan administrasi kependudukan bagi anak-anak panti asuhan hingga saat ini belum dapat terpecahkan.Hal ini dikemukakan oleh para pemimpin panti asuhan yang ada di kota Medan. Sejak tahun 2015 hingga saat ini, para pemimpin panti mengatakan bahwa sudah ada beberapa kali pihak dinas sosial terkait bersama dinas kependudukan dan catatan sipil melakukan pertemuan dengan para pemimpin panti untuk membahas administrasi kependudukan, akte lahir, KIP, BPJS tetapi belum membuahkan hasil yang memuaskan bagi para pemimpin panti.

Pemko Medan diwakili Kadis Sosial Kota Medan Endar Sutan Lubis mengundang para pemimpin panti di ruang rapat III, kantor Walikota Medan untuk membahas penerbitan Akte Kelahiran bagi anak-anak Panti Asuhan yang ada di kota Medan. Rabu (11/7/2018).

Turut hadir Anggota DPD RI Parlindungan Purba, Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Sri Maharani, Kabid Catatan Sipil Sriati, Kabid Kepesertaan BPJS Kota Medan Supriyanto Syaputra, Ketua Forum Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak beserta seluruh pengurus Panti Asuhan yang ada di Kota Medan.

Dalam rapat tersebut Kadis Sosial Kota Medan mengungkapkan permasalahan yang ada ditengah-tengah lingkungan panti asuhan sangatlah banyak, karena menyangkut harkat hidup orang banyak apalagi kehidupan anak-anak bangsa. Sehingga beliau sangat menyesalkan apabila dalam hal ini dinas sosial terkait bersama dinas kependudukan dan catatan sipil tidak bekerja keras untuk turut serta membantu para pemimpin panti untuk menyelesaikan persoalan dan masalah yang ada dipanti.

Beliau sangat mengharapkan kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil agar kiranya dapat memberikan perlakuan khusus kepada setiap anak-anak panti asuhan dalam hal mengatasi persoalan administrasi kependudukan mereka sehingga ketika hal itu dapat teratasi, Dinas Sosial Kota Medan dapat memberikan rekomendasi kepada dinas terkait lainnya dalam hal pengurusan KIP dan BPJS kepada anak-anak panti asuhan yang ada di Kota Medan.

Dalam rapat tersebut Parlindungan Purba, mengatakan bahwa penerbitan akte kelahiran bagi anak-anak yang ada di panti asuhan khususnya yang ada di kota medan ini dapat segera bisa diatasi dan tidak berulang kembali. “Saya menghimbau agar dinas sosial dan dinas kependudukan dan catatan sipil kota medan dapat saling berkoordinasi sehingga dalam waktu yang kita sudah sepakati dari sekarang masalah ini dapat segera diselesaikan. Jangan sampai kita mengorbankan anak-anak hanya karena permasalah administrasi yang mereka tidak pahami, sebainya kita harus dapat memberikan perlakuan yang khususs kepada anak-anak yang kurang mampu ini” imbau parlindungan.(Red/Bul)

Bagikan berita ini