Pesan Paus Fransiskus saat Hari Air Sedunia

TARGET24JAMNEWS.COM  |  VATIKAN — Hari Air Sedunia diperingati setiap tahun pada tanggal 22 Maret dalam rangka upaya untuk menyelesaikan krisis air yang menimpa manusia, terutama di negara-negara miskin, di seluruh dunia. Hal itu disampaikan oleh Bapa suci kepada Direktur Jenderal Organisasi Pangan dan Pertanian PBB, José Graziano da Silva pada hari Jumat (22/3/2019) kemarin.

Ia menegaskan bahwa “Air adalah aset penting untuk keseimbangan ekosistem dan kelangsungan hidup manusia, dan itu harus dikelola dan dirawat sehingga tidak tercemar atau hilang,” tegasnya.

Bapa suci menggaris bawahi bahwa kekeringan sungguh tersebar ke daerah-daerah baru, yang menyebabkan kurangnya air minum bagi banyak orang. “Akses ke kebaikan ini adalah hak asasi manusia yang mendasar,” ungkapnya.

Lebih lanjut, tema untuk Hari Air Sedunia 2019 adalah “Tak Membiarkan Seorangpun di Terbelakang”. Menurut bapa suci, tema tersebut mencakup hal menjaga struktur air dan “berinvestasi di masa depan, mendidik generasi baru untuk penggunaan dan perawatan air.”

Bapa Suci mengatakan generasi muda perlu “untuk menghargai dan mempertahankan” akses air. Beliau menekankan upaya untuk meningkatkan kesadaran di antara mereka yang menderita akibat perubahan iklim.

Dia mengundang masyarakat internasional untuk menyediakan pembiayaan untuk proyek air jangka panjang di tempat-tempat yang kurang. Upaya-upaya ini, katanya, akan membantu mengatasi “visi mengubah air menjadi komoditas semata, secara eksklusif diatur oleh kekuatan pasar.”

“Orang-orang yang kurang mampu di bumi menantang kita untuk memperbaiki kekurangan air di negara mereka,” kata Bapa Suci. “Mereka juga menantang kita, dari kesengsaraan dan keterbatasan mereka, untuk mengakui nilai bahwa kebaikan yang tak tergantikan ini pantas untuk pengembangan semua orang.”

Paus Fransiskus mengakhiri pesannya dengan kutipan dari Santo Fransiskus dari Assisi: “Semoga air, yang sangat berguna, rendah hati, berharga, dan suci” dipelihara demi menopang hidup kita dan generasi mendatang.” (RED/HUM).

Bagikan berita ini