Pimpinan CU Karya Murni Menyangkal “Menjerat” Nasabahnya Terkait Pinjaman

TARGET24JAMNEWS.COM || MEDAN – Sudah jatuh ketimpah tangga lagi. itulah yang dialami seorang mama falen ndruru yang baru saja ditinggal suaminya untuk selamanya.

Saat suami mama fallen sedang kritis di kampung halaman ,petugas penagihan dari CU (Credit Union) atau koperasi kredit karya murni menteng 7 tiba-tiba datang menagih hutang dengan jumlah yang tidak sedikit.Mama fallen terkejut dengan kedatangan penagih hutang tersebut karena merasa tidak punya hutang di CU tersebut.

Ketika dikonfirmasi kerumahnya di Helvetia jalan Karya 5 Pringgan ,Senin (9/9/19),mama fallen menceritakan petugas penagih tersebut mengaku ditugaskan untuk menagih hutang yang dipinjam oleh mendiang suaminya sebesar Rp 250.000.000 .Mendengar hal tersebut mama fallen terkejut kenapa bisa muncul tagihan sebesar itu,karena sebelumnya pihak CU mengatakan prosedurnya hanya bisa mengeluarkan pinjaman maksimal Rp 3.000.000 dan tanpa tandatangan suami atau istri pinjaman tersebut tidak akan keluar.

Mama fallen pun menolak mengakui hutang tersebut karena tidak merasa dan tidak mengetahui meminjam uang sebesar itu.Mama fallen pun berbalik menantang para penagih hutang tersebut jika benar itu adalah tandatangan nya di surat hutang tersebut silahkan ambil rumah nya,tapi jika itu bukan tandtangan ku maka bersiaplah kalian berhadapan dengan hukum.

Mendengar hal tersebut,para penagih hutang itupun berubah sikap yang sebelumnya arogan menjadi lembut sambil menawarkan cara kekeluargaan dengan menyuruh pinjam lagi ke CU tersebut.

“Disuruh orang itu aku minjam lagi bang supaya untuk modal jualan dan untuk dapat menyicil hutang ,ya kutolaklah bang.Masa aku sudah punya hutang menurut orang itu mau disuruh pinjam lagi”Ujar mama fallen.

Dengan kejadian tersebut mama fallen berharap agar kasus yang menimpanya cepat selesai dengan cepat agar diapun bisa bekerja dengan tenang dan surat rumahnyapun bisa kembali ke tangannya.

Ketika di konfirmasi melalui telepon selular Pimpinan CU Binto Panjaitan selaku pimpinan CU Karya Murni mengatakan bahwa apa yang diungkapkan mama fallen ke wartawan media target24jamnews.com adalah bohong.

“Kalau kami mencairkan pinjaman harus ada keluarga sebagai penjamin dan mengenai  ucapan mama fallen itu semuanya bohong dan saya menyangkalnya”ujar Binto.Rabu(12/9/19).

Binto menuturkan bahwa semua berkas lengkap karena waktu peminjaman itu yang datang ke kantor adalah suaminya mama fallen dan keponakannya langsung tanpa dijelaskan siapa yang dimaksud keponakan langsung.Ketika Binto menayakan dimana mama fallen,suaminya mengatakan sedang berada di kampung.(Js)

Bagikan berita ini