Plt Walikota Medan Didesak DPP MPSU Tinjau Parit Yang Tak Layak Lagi Dijalan Menteng Dua.

Foto : Ketua Umum MPSU

TARGET24JAMNEWS.COM || MEDAN – Lama tak kedengaran berita MPSU ( Masyarakat Perduli Sumatera Utara ) di Provinsi Sumatera Utara akibat dampak Covid-19, akhirnya Sang Ketua Umum MPSU, Mulya Koto mulai menunjukkan sikap tegas dan kritikan nya terkait kinerja aparat penegak hukum, pemerintah serta para Wakil Rakyat yang kinerja kurang maksimal.

Kali ini yang menjadi sorotan MPSU adalah kinerja Pemko Medan yaitu Plt Walikota Medan Ir Akhyar Nasution terkait cara kinerja nya mengatasi banjir dikala hujan deras yang melanda di Kota Medan.

Salah satunya di jalan Menteng dua, Kelurahan Pasar Merah Timur, Kecamatan Medan Area, Kota Medan yang mana MPSU menerima keluhan masyarakat saat musim hujan yang mana ada 1 parit kondisi nya sudah tidak layak lagi untuk mengairi air hujan saat hujan turun.

Bagaimana tidak, menurut salah satu warga yang mengadu kepada Mulya Koto selaku Ketua Umum MPSU diduga adanya tebang pilih terkait perbaikan parit yaitu antara
parit di daerah jalan Seto yang masih bagus namun dilakukan renovasi, sedangkan parit yang di daerah jalan Menteng dua yang usia paritnya sudah hampir 27 Tahun diduga belum pernah di Renovasi.

Ketika dikonfirmasi melalui Hand Phone selulernya Jum’at 26 Juni 2020 siang tadi, Ketua Umum MPSU, Mulya Koto mengatakan sangat menyayangkan sikap Pemko Medan dalam hal ini Plt Walikota Medan, Ir. Akhyar Nasution yang diduga terkesan cuek terhadap jalan di menteng dua tersebut.

” Plt Walikota Medan Ir. Akhyar Nasution, haruslah mendengar keluhan masyarakat dan segera mengarahkan jajarannya untuk memperbaiki parit yang di jalan menteng dua tersebut dan segera turun kelokasi ” Ujar Mulya Koto

Ditambahkan nya Pemko Medan diduga belum tuntas mengatasi masalah Infrastruktur yang rusak di wilayah Kecamatan Medan Area terlebih khususnya di jalan Menteng dua, Kecamatan Medan Area, Kelurahan Pasar Merah Timur, yang mana menurut warga bahwa perbaikan parit hanya dikorek saja tanahnya dari dalam, padahal begitu datang hujan deras alirannya dari jalan Pendidikan dan Aliran Pasar Merah Menteng dua , terus terbawa arus air hujan.

” Kalau begini saja makin lama kelamaan bertumpuk- tumpuk sehingga parit, dan saluran Parit nya pun tidak lancar lagi, dikarenakan lantai dasar parit tadi sudah habis karena dimakan usia yang sudah puluhan tahun tidak pernah di renovasi, sehingga dengan cepat bisa kembali rusak ” Ujar Ketua Umum Masyarakat Perduli Sumatera Utara ( MPSU).

Bagikan berita ini