Polda Sumut Ringkus dan Sita Narkoba Dalam Jumlah Besar dari Jaringan Narkoba Internasional

TARGET24JAMNEWS.COM || MEDAN – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) mengungkap sindikat narkoba jaringan internasional di lokasi terpisah. Polisi menyita barang bukti 46 kilogram (kg) sabu sabu, 3.000 butir pil ekstasi, 811 gram serbuk pil ekstasi dan tiga unit mobil yang digunakan sindikat membawa narkoba.

Barang bukti itu disita dari enam orang terduga kurir yang diamankan di sejumlah lokasi di Sumut dalam penindakan yang dilakukan sejak tanggal 7 sampai 20 November 2019. Hal itu diungkapkan Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Hendri Marpaung. Dia mengatakan, penangkapan pertama dilakukan Unit 2 Subdit I di Jalan Lintas Sumatera Utara Kota Pinang, Kabupaten Labuhan Batu Selatan, Jumat (8/11/2019) lalu.

“Di sana, petugas menghentikan satu unit mobil Isuzu Panther warna perak BM 1399 JQ dan mengamankan dua orang laki-laki berinisial I alias A dan EL alias E. Dari mereka, diamankan 10 bungkus kemasan teh Cina merk GUANYINWANG warna hijau. Kemasan teh itu berisikan 10.124,2 gram sabu,” ujar Hendri dalam rilis kasus yang digelar, Selasa (26/11/2019) siang.

Penangkapan kedua dilakukan oleh Unit 2 Subdit II berdasarkan keterangan tersangka yang lebih dulu ditangkap. Selanjutnya dilakukan pengembangan ke pintu Tol Helvetia, Kecamatan Sunggal Kabupaten Deliserdang, Selasa (12/11/2019) dini hari.

“Di situ, petugas menghentikan satu unit mobil Terrios warna hitam play BL 1087 PG dan memeriksa tersangka berinisial A. Darinya, petugas menemukan satu bungkus Coffee Alicaffe di bawah jok depan sebelah kiri. Di dalamnya (jok) berisi 3.000 butir ekstasi dan 811 gram serbuk bahan olahan untuk ekstasi,” ungkap Hendri.

Pengungkapan terus berlanjut. Dari keterangan tersangka kedua, Unit 2 Subdit I mengembangkan hingga ke pintu Tol Binjai, Kota Binjai, Senin (18/11/2019). Di situ, petugas menghentikan satu unit mobil Toyota Avanza warna BL 1180-UL. Petugas memeriksa dua laki-laki berinisial SMJ dan S. Dari mereka, lagi-lagi petugas mengamankan 30 kg sabu yang disimpan di tas jinjing di bagasi belakang mobil.

Dari keterangan SMK dan S, petugas Unit 4 Subdit III melakukan pengembangan. Pada Rabu (20/11/2019) pukul 3 pagi, mereka menghentikan satu unit sepeda motor Honda CB150R warna hitam BK 5014 SAG yang dikendarai ESS alias E.

“Kepada petugas, ESS mengaku menyimpan sabu di ladang sawit yang berlokasi di Dusun I Desa Tiang Layar, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang,” ungkap Hendri.

Di sana, petugas menemukan 30 bungkus plastik bening tembus pandang. Plastik itu berisi sabu dengan berat keseluruhan 2.747 Gram, tiga bungkus plastik bening tembus pandang yang dibalut dengan lakban warna cokelat berisi 2.954 gram sabu,

“Kemudian, ada juga kita temukan satu bungkus plastik teh warna hijau yang bertuliskan tulisan cina QING SHAN berisikan narkotika jenis sabu seberat 990 gram. Jadi seluruhnya ada 6.691 gram sabu yang kita amankan dari tersangka terakhir ini,” pungkas Hendri.

Menurut Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Hendri Marpaung, enam sindikat narkoba itu dijerat Pasal 114 Ayat (2) dan atau Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Adapun ancaman hukuman terberat dari pelanggaran pasal itu adalah pidana mati, hukuman penjara seumur hidup atau paling singkat penjara 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rpb1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar,” sebutnya.(Jg)

Bagikan berita ini