POLISI BEKUK JARINGAN NARKOBA ANTAR PROVINSI

TARGET24JAM.COM | PEMATANGSIANTAR — Maraknya peredaran narkotika di Negara ini sudah tidak menjadi rahasia umum lagi bagi publik. Namun, hal tersebut dapat diatasi dengan baik oleh Polri khususnya

Satresnarkoba Pematangsiantar. Atas dukungan masyarakat, Satresnarkoba Polres Pematangsiantar berhasil menyikat bandar jaringan antar Provinsi didua lokasi berbeda, Selasa (10/7) pagi.

Penangkapan berawal atas informasi dari masyarakat yang mengatakan di sebuah rumah Jalan Perwira Bukit Barisan No. 11B, Siopat Suhu, Siantar Timur, tinggal seorang lelaki diduga memiliki dan mengedarkan narkotika jenis ganja yang membuat resah masyarakat sekitar. Menanggapi laporan tersebut personil langsung diterjunkan kelapangan guna melakukan penangkapan.

Dilokasi tersebut, disebuah rumah tepatnya ruang tamu didapati seorang lelaki diketahui bernama Stypen Sidabutar (31) penduduk Jalan Perwira Bukit Barisan No 11B, Kel. Siopat Suhu, Kec. Siantar Timur, berserta barangbukti narkotika jenis ganja di atas meja. Saat diintrogasi, Stypen mengaku barang haram tersebut ia peroleh dari salah satu bandar besar atas nama Antonius Sihotang alias Aceh (57) penduduk Jalan Tuan Baja Purba, Gang Dosroha, Kab. Simalungun.

Selanjutnya personil bergerak cepat kekediaman Aceh, sayangnya personil tidak menemukan targetnya namun mendapati beberapa barang haram saat dilakukan penggeledahan. Tak ingin membuang waktu lama, personil bergegas mencari keberadaan Aceh ditempat biasa ia sering mangkal.

Selang beberapa jam dalam pencarian, personil berhasil menciduk Antonius Sihotang alias Aceh dipinggir Jalan Pisang, Kel. Pardamean, Kec. Siantar Marihat, saat hendak mengedarkan beberapa paket narkotika jenis ganja kepada pasiennya.

Adapun barangbukti yang diperoleh dilokasi berupa 1 paket narkotika diduga jenis Ganja, 2 lembar kertas tik-tak, 1 buah kotak rokok sampoerna berisi 4 batang rokok sampoerna, 1 buah timbangan merek Kenmaster, 1 Paket besar Narkotika jenis Ganja, 1 buah plastik biru berisi 53 paket narkotika diduga jenis Ganja, 1 buah plastik hitam berisi 5lembar kertas nasi, 1 buah plastik hijau berisi 13 paket narkotika diduga jenis Ganja, 1 Unit Hp merk Nokia, Uang sebanyak Rp. 200.000,-. Adapun seluruh Narkotika jenis Daun Ganja kering yang ditemukan dari Stypen Sidabutar Seberat 0.90 Gram bruto dan seluruh Narkotika jenis Daun Ganja kering yang ditemukan dari Antonius Sihotang Seberat 1300 Gram Bruto.

Ketika dimintai keterangan oleh polisi, Aceh mengakui bahwa barang haram yang ditemukan dikediamannya adalah miliknya. Selanjutkan kedua tersangka beserta barangbukti diboyong ke Komando guna dilakukan penyidikan dan diproses secara hukum.

Kasat Narkoba Polres Pematangsiantar Akp Erwin Tito SH, ketika dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut.

“Benar, mereka berhasil diringkus petugas didua lokasi berbeda. Mereka dijerat pasal 112 subs 114 UU No 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman 5 tahun kurungan penjara”, tutur mantan Kasat Narkoba Polres Deli Serdang melalui telefon seluler.

Imbas dari perbuatannya, mereka harus rela mengabiskan waktu panjang dalam cengkraman narapidana lainnya serta merasakan suramnya hidup sebagai tahanan. (Arvian)

Bagikan berita ini