POLISI BERHASIL TANGKAP PELAKU PEMBUNUH MAHASISIWI DI KAMAR MANDI

TARGET24JAM |DELI SERDANG –  Pelaku pembunuhan terhadap mahasiwi bernama Rosalia Cici Maretini Boru Siahaan (21) berhasil ditangkap. Pelaku berinisial Pdt HK (49), warga Dusun VI, Galang, Deliserdang.

“Pelaku ditangkap di daerah Harjosari Pancur Batu,” kata Kabid Humas Polda Sumut, AKBP Tatan Dirsan Atmaja,  Kamis (31/5/2018) malam.

Dari hasil pemeriksaan sementara, HK mengakui telah membunuh korban.”Pelaku mengaku emosi karena korban mengeluarkan kata-kata tidak sopan kepadanya,” ujarnya.

Mengenai adanya dugaan pemerkosaan karena ditemukan sperma pada alat kelamin korban, Tatan mengaku hal tersebut masih didalami. “Pengakuan pelaku tidak ada, namun kita tetap menunggu hasil dari rumah sakit,” jelasnya.

Pelaku masih menjalankan pemeriksaan di Polres Deliserdang. “Pelaku dikenakan Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal penjara 15 tahun,” pungkasnya.

Seperti diberitakan, Rosalia Cici Maretini Boru Siahaan (21) warga Desa Bangun Sari, Dusun XIV Salam Tani, Kecamatan Tanjung Morawa,ditemukan tewas bersimbah darah di area kamar mandi Gereja Sidang Rohkudus Indonesia (GSRI) yang berada di dusun XII Desa Limau Manis Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang Kamis, (31/5/2018).

Korban diduga tewas dibunuh dan ditemukan dalam kondisi tergeletak di kamar mandi dengan luka robek di badan akibat sabetan benda tajam.

Informasi diperoleh dari warga sekitar menceritakan kalau sebelumnya korban berada di dalam gereja bersama seorang pendeta yang mereka kenal bermarga Sembiring. Warga mengatakan sebelum korban tewas sempat didengar suara jeritan minta tolong.

” Orang kami duduk-duduknya di teras ini jadi sempat dengar suara jeritan. Tapi itulah kami tanya suara apa itu dibilang pendeta itu gak adanya itu, cuma suara kucingnya itu. Kalau korban itu dia jemaat gereja ini,”ucap warga sekitar.

“Jasad korban masih dilakukan otopsi dan pelaku secepatnya akan kita tangkap,” ujar Kapolres Deliserdang AKBP Eddy Suryantha Tarigan.

Dikatakannya, jasad korban kini sudah dievakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi.(Jgw)

Bagikan berita ini