Polisi Polsek Patumbak Tembak Perampok Sadis

MEDAN-Personel Kepolisian Polsek Patumbak menembak tiga dari empat tersangka pencurian dengan kekerasan (curas/perampokan) karena berusaha kabur.

Dalam keterangannya kepada wartawan Kapolsek Patumbak, Kompol Yasir Ahmadi didampingi Kanit Reskrim, Iptu Ainul Yaqin menjelaskan, keempatnya ditangkap atas dasar laporan korban, Ramot Br Butar-Butar (80), warga Jalan Udin Sutan, Kabupaten Batu Bara dengan bukti LP / 261 / IV /2018 /Sek Patumbak.

“Peristiwa yang terjadi di Jalan SM Raja simpang Alfalah pada Sabtu (21/4/2018 ) sore,para tersangka beraksi dengan modus berpura-pura menawarkan obat urut (pijat),” terang Yasir .Selasa (24/4/2018).

Adapun keempat tersangka, Haikal (47), warga Brayan Bengkel Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Toge Silaban (50), warga Jalan Tangkul Gang Mulio, MedanTembung, Marudut Sihombing (40), warga Keresahan, Kabupaten Simalungun dan Leo Dumoli Manulang (51), Jalan Selamat Ketaren.

Kejadian itu diawali kepergian korban bersama cucunya naik angkot dari simpang Amplas menuju Mandala. Di tempat kejadian perkara (TKP), korban ditawari salah seorang tersangka obat urut.

Meski tak diberi izin, seorang tersangka langsung mengurut sambil memaksa mengambil cincin emas dari jari tangan korban sehingga membuat luka. Setelah itu kabur dan korban membuat laporan ke Mapolsek Patumbak.

Atas laporan itu, petugas melakukan penyelidikan hingga mendapati tiga tersangka yang menjadi target operasi (TO) tengah menaiki angkot di bawah Fly Over Amplas diduga sedang mencari mangsa berikutnya  diikuti 1 unit mobil jenis Xenia.

Petugas kemudian menguntit ke Simpang Limun dan terlihat seorang di antara tersangka turun dari angkot, lansung naik ke mobil pribadi yang membuntuti.

“Petugas memepet mobil tersebut dan ketika disergap, para tersangka lompat dan melarikan diri hingga dilakukan pengejaran dengan tembakan peringatan,” terang Yasir.

Namun, para tersangka tetap memilih kabur hingga terpaksa diberi tindakan tegas terukur ke bagian kaki dua tersangka. Petugas kemudian mengejar dua tersangka lain yang sedang menumpangi angkot.

Sampai di Jalan SM Raja, persis di depan Taman Makam Pahlawan (TMP), dua tersangka yang dalam pengejaran juga berupaya melarikan diri, hingga seorangnya terpaksa ditembak.

“Selanjutnya ketiga tersangka diboyong ke RS Bhayangkara guna pengobatan. Sedangkan seorang perampok lagi diamankan ke komando,” pungkas Yasir.

Kepada penyidik, para tersangka mengaku sudah lima kali beraksi dengan cara yang sama terhadap penumpang angkot di wilayah hukum Polsek Patumbak. Mereka juga pernah melakukan aksi serupa di kawasan terminal hingga 20 sampai 25 kali seperti di Kecamatan Amplas, Pinang Baris dan Binjai.

“Para tersangka ini sudah puluhan kali beraksi di berbagai tempat dengan sejumlah laporan yang kita terima. Di Polsek Patumbak ada  empat, yakni LP/64/I/ 2018 /Sek Patumbak, LP/249/ IV /2018/Sek Patumbak, LP / 261  / IV / 2018 / Sek Patumbak dan LP / 262    / IV / 2018 / Sek Patumbak,” timpal Yaqin.

Dari tersangka disita barang bukti lima lembar uang pecahan Rp 100.000,-, 26 lembar selebaran kertas ukuran sedang/brosur pengobatan atau kusuk teraphy dan totok saraf, satu pisau, satu unit mobil Xenia silver nomor polisi BK 1107 ZP.

Mereka dijerat pasal 365 KUHPidana tentang curas dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.(JG)

Bagikan berita ini