POLRES DELI SERDANG GELAR MILENIAL ROAD SAFETY FESTIVAL

TARGET24JAMNEWS.COM || DELISERDANG – Tingginya angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) bukan hanya menjadi tanggungjawab Polri saja tapi tanggung jawab seluruh pihak. Guna menekan angka lakalantas di wilayah hukum Polres Deli Serdang, maka digelar Milenial Road Safety festival.
Kapolres Deli Serdang AKBP Eddy S Tarigan SIk didampingi Kasat Lantas AKP Budi Saputro SH kepada sejumlah wartawan , Selasa (26/2) menjelaskan, Milenial Road Safety Festival dilaksanakan pada Minggu (3/3/2019) di Polres Deli Serdang dengan beraneka hadiah door price seperti lima unit sepeda motor dan ratusan hadiah menarik lainnya. Masyarakat pun dihimbau untuk datang ke acara yang digelar seharian penuh itu. Acara inipun merupakan Program dekade aksi keselamatan dijabarkan dalam rencana umum keselamatan yang diatur dalam Inpres RI Nomor 4 tahun 2013. Program Road Safety dijabarkan dalam lima pilar yaitu manajemen keselamatan berlalulintas penyelenggara utama Bappenas, jalan yang berkeselamatan penyelanggara utama Kementrian PUPR, kendaraan yang berkeselamatan penyelenggara utama Kementrian Perhubungan, Pengguna jalan yang berkeselamatan penyelenggara utama Polri, penanganan paska kecelakaan penyelenggara utama Kementrian Kesehatan.
Lanjut Kapolres, generasi milenial Indonesia telah mencapai 90 juta orang (Bappenas 2018). Generasi milenial memiliki karakteristik yang dinamis sebagai generasi penerus bangsa. “Generasi milenial merupakan pribadi yang memiliki keterbukaan pikiran, memiliki rasa kepercayaan diri yang baik, sangat mampu mengekspresi perasaan pribadi yang bebas berkreasi dan berekspresi, optimis dan terbuka dalam ide-ide dan cara hidup baru, peningkatan kualitas sosial dengan memanfaatkan kecepatan dan kemudahan teknologi,” sebut AKBP Eddy S Tarigan SIk.
Korlantas Polri menjelaskan bahwa kecelakaan di Indonesia mencapai 107.960 kasus tahun 2018 yang faktanya kecelakaan tersebut didominasi oleh kaum muda yang masih produktif yaitu sebesar 56,87 persen dan secara spesifik 24,43 persen korban berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa. “Hal ini sangat mengkhawatirkan dan memerlukan perhatian kita semua karena kaum milenial merupakan aset utama bangsa ini. Tingginya tingkat fatalitas korban kecelakaan dari kaum milenial dapat berdampak pada angkatan kerja dan pitensi SDM terlebih pada proses regenerasi kepemimpinan nasional dimasa depan,” paparnya
Ditambahkannya, dibutuhkan sistem lalulintas yang tertib dan lancar untuk menciptakan rasa nyaman, aman, selamatan. Cerminan budaya sebagai refleksi tingkat kesadaran dan tanggung jawab serta kedisplinan masyarakat sebagai pengguna jalan terhadap keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalulintas. “Cerminan tingkatan modernitas menunjukkan kepekaan dan kepedulian untuk menciptakan lalulintas yang aman, tertib, lancar, secara prima yang berbasis Informasi Teknologi,” pungkasnya. (Pyg).
Bagikan berita ini