POLRES SERGAI BERHASIL RINGKUS PEMERKOSA DAN PEMBUNUH BOCAH 7 TAHUN

TARGET24JAM | SERGAI – Aksi bejat yang dilakukan Salomo Barus (53) warga Dusun I Desa Pama, Kecamatan Silinda, Kab. Sergai, terhadap gadis cilik RS Br B (7) cukup sadis.

Setelah korban diperkosa, namun karena melawan akhirnya dihabisi dengan cara dicekik kemudian di buang ke perkebunan warga di desa tersebut. Mayat gadis cilik itupun akhirnya ditemukan warga , Jumat (8/6) sekitar pukul 07.00 WIB.

Temuan mayat korban pun membuat warga geger dan melaporkannya ke Polsek Kotarih. Lalu Polsek Kotarih bekerjasama dengan Tim Scorpion Satreskrim Polres Sergai berhasil membekuk tersangka di rumah kakakanya yang berlokasi di desa yang sama.

“Kami membekuk tersangka empat jam setelah mayat korban ditemukan dilokasi (TKP). Namun saat Tim Scorpion berusaha mencari barang bukti yang digunakan tersangka, ia berusaha kabur sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak betis kiri dan kanan untuk dilumpuhkan,” bilang Kasat Reskrim AKP Alexander Piliang.Sabtu(9/6/2018)

Menurut Alex, tersangka melakukan perbuatannya dengan modus memberi uang Rp 20 ribu kepada korban dan megajaknya ke tempat sepi (TKP). Setelah dilokasi pelaku mengamcam dengan parang, lalu membuka celana korban dan menggesek kan kelaminnya ke kelamin korban, namun karena sakit korban menjerit dan meronta, melihat itu tersangka panik dan mencekik leher korban hingga tewas, ungkap Alex.

“Hanya dalam waktu empat jam Jatanras Polres Sergai (Tim Scorpion) bersama Polsek Kutarih tersangka berhasil diciduk dengan dilakukan tindakan tegas terukur karena tersangka berusaha kabur pada saat mencari barang bukti yang digunakan untuk melakukan kejahatan terhadap korban,” tegas Alex.

Ironisnya, ternyata tersangka telah memperkosa korban pada kamis 10 Mei 2018 di belakang Gereja GKPS Dusun 1, Desa Pama, kemudian pada hari Kamis (7/6) sekitar pukul 17.00 WIB di lokasi ( TKP) yang sama.

Setelah korban dicekik dan tewas, tersangka yang pernah menikah pada 2005 dan bercerai pada 2008, lalu menyeret korban sejauh 1 KM dari lokasi ke arah perladangan dan menutupi mayatnya dengan daun Keladi. “Tersangka kita jerat dengan Pasal 338 KUHPidana subsider UU Nomor 35 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman mati,” Ungkap Kasat Reskrim.(Pyg).

Bagikan berita ini