dilihat 99 kali

POLRES TANJUNG BALAI AMANKAN PENGEDAR NARKOBA

TARGET24JAMNEWS.COM  |  TANJUNG BALAI — Team Sat Res Narkoba Polres Tanjung Balai berhasil meringkus dua orang pelaku pengedar narkoba jenis sabu, Senin (27/08/2018) sekira pukul 09.00 wib, di Jl.D.I.Panjaitan, Lingkungan 3, Kelurahan Keramat Kubah, Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjung Balai.

Kedua pelaku antara lain, Julius Daka Silitonga alias Daka (40) dan Abdul Roni alias Madua (38), masing masing warga yang sama,warga Jl.Lk 3 Kel.Keramat Kubah, Kec.Sei Tualang Raso Kota Tanjung Balai.

Kapolres Tanjung Balai AKBP. Irfan Rifai. SH.SIK menjelaskan bahwa penangkapan berawal informasi dari masyarakat melalui SMS, bahwa di Jl.D.I.Panjaitan Lk.3 Kel.Keramat Kubah Kec.Sei Tualang Raso, Kota Tanjung Balai,ada seorang laki laki yang mengedarkan narkoba, jenis sabu.

Tidak ada teks alternatif otomatis yang tersedia.

“Atas informasi tersebut Team Opsnal Sat Res Narkoba melakukan penyelidikan dan selanjutnya petugas melakukan penggerebekan dirumah pelaku. Pada saat akan diamankan, kedua pelaku  sedang berada didalam rumah dan sedang memegang bong  menggunakan sabu,” kata Kapolres. 

Melihat  kedatangan petugas kata Kapolres, pelaku meletakkan bong yang dipegangnya karena merasa ketakutan. Kemudian petugas melakukan penggeledahan dirumah tersebut tepatnya diatas pintu teras,dan ditemukan sebuah dompet yang berisikan 34(tiga puluh empat ) bungkus plastik  plastik diduga narkoba jenis sabu.

Gambar mungkin berisi: tabel dan dalam ruangan

“Hasil interogasi  terhadap tersangka Daka, pelaku menerangkan bahwa barang haram tersebut adalah miliknya  untuk dijual kembali yang sebelumnya dibelinya dari seorang laki laki berinisial LB, yang beralamat sekitar Lk.3 Kel.Keramat Kubah Kec.Sei Tualang Raso, Kota Tanjung Balai. Selanjutnya Team Opsnal Sat Res melakukan pengembangan dan melakukan penggerebekan dirumah LB,namun tidak ditemukan dirumahnya, tapi tetap kita lakukan pencarian,” tegas Kapolres.

Seterusnya kedua tersangka beserta barang bukti dibawa di Mapolres Tanjung Balai untuk proses penyelidikan dan pegembangan jaringan,serta mengirim barang bukti ke Labfor,selanjutnya melimpahkan berkasnya ke JPU.(TINUS/RED). 

Bagikan berita ini

Mungkin Anda Menyukai