Polsek Hamparan Perak Berhasil Tersangka Pelaku Kasus Curas

TARGET24JAMNEWS.COM || HAMPARAN PERAK – AG (31), tersangka pelaku kasus curas (pencurian dengan kekerasan) yang juga residivis ditembak petugas Reskrim Polsek Hamparan Perak. AG ditangkap saat hendak menjual sepeda motor curian di Dusun V Desa Paluh Manan Kecamatan Hamparak Perak, Deli Serdang.

Residivis yang beralamat di Jalan Selar No 64, Pajak Baru, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Medan Belawan, ditangkap Sabtu (14/12/2019) bersama rekannya, D (40). D merupakan penduduk Kampung Nelayan Blok E Tunggal Lingkungan II, Kecanatan Medan Belawan. Pengangguran dan buruh gudang ikan itu diamankan petugas ketika hendak menjual sepeda motor Honda Sonic milik Muhammad Rezky.

Kapolsek Hamparan Perak, AKP Azzarudin, mengatakan, penangkapan terhadap kedua pelaku lantaran laporan korban yang dibegal di Lorong Sempurna Gudang Arang Kelurahan Bahari Belawan pada Sabtu (14/12/2019) dini hari sekitar Pukul 02.00 WIB.

“Dalam laporannya, korban yang mengendarai sepeda motornya, melintas di Lorong Sempurna. Tiba-tiba datang pelaku AG dan S dengan menunggangi motor Yamaha Mio BK 6598 AGY. Mereka memepet korban sembari mengancam dengan sebilah pisau,” ujar AKP Azzarudin kepada Kitakini News dihubungi lewat sambungan telepon seluler.

Merasa terancam, Azzarudin menerangkan, korban turun dari motor. Kemudian kedua tersangka membawa kabur motornya dan pergi menuju ke rumah tersangka D untuk menjual hasil curian tersebut.

“Sesampai di rumah pelaku Dian. ketiganya bersama motor hasil curian bergerak ke Dusun V Desa Paluh Manan, Hamparan Perak untuk mencari pembeli,” terangnya.

Azzarudin mengungkapkan, Unit Reskrim Polsek Hamparan Perak yang menerima informasi adanya tiga pria sedang menunggu pembeli motor curian menuju ke lokasi untuk melakukan penyelidikan.

“Sesampai di lokasi, petugas melihat gerak-gerik dari ketiga pelaku yang mencurigakan. Lantas, gerak cepat langsung melakukan penangkapan. Sementara pelaku Syahputra berhasil melahirkan diri,” ungkap Azzarudin.

Berdasarkan hasil interogasi, Azzarudin menyebutkan, keduanya mengakui jika motor yang dibawa adalah hasil curian dan sedang menunggu pembelinya.

“Sewaktu diinterogasi, AG dan D mengaku kalau motor yang mereka bawa hasil begal di Lorong Sempurna Kelurahan Bahari Belawan,” sebutnya.

Selanjutnya, Azzarudin menuturkan, kedua tersangka dibawa untuk melakukan pengembangan guna mencari rekanya Syahputra yang melarikan diri.

“Ketika akan dibawa pengembangan. Tersangka AG berupaya melarikan diri. Petugas pun langusung melakukan pengejaran dan memberikan tembakan peringatan ke udara. Tetapi, tersangka tidak mengindahkannya. Oleh sebab itu, yang bersangkutan terpaksa diberikan tindakan tegas terukur dengan menembak kaki,” tuturnya.

Usai ditembak, kata Azzarudin, AG dilarikan ke Rumah Sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.

“Setelah menjalani perawatan, tersangka yang ditembak bersama rekanya (D) diboyong ke Polsek Hamparan Perak guna pemeriksaan lanjut,” ujarnya lagi.

Dia menambahkan, saat ini kedua tersangka sudah di sel tanahan. Dari pemeriksaan, AG merupakan residivis yang baru bebs usai ditahan atas kasus yang sama.

“Imbas perbuatanya, kedua tersangka dijerat Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman penjara sembilan tahun penjara,” pungkasnya.(Jg)

Bagikan berita ini