PRIA INI NEKAT CURI MOBIL, KEMUDIAN LARI DAN TABRAK PEJALAN KAKI HINGGA TEWAS

TARGET24JAMNEWS.COM  |  MEDAN — Lima orang pejalan kaki ditabrak sebuah mininbus curian, Jumat malam (17/5) sekira pukul 22.30 WIB. Satu dari lima pengendara tersebut meninggal dunia setelah ditabrak minibus yang dikemudikan T (37), warga Jalan Jati 3, Kecamatan Medan Kota.

Pelaku T melarikan minibus bermerk Avanza dengan nomor polisi BK 1780 DN, dari jalan Jermal 15 Kecamatan Medan Denai. T akhirnya dikejar puluhan warga dengan mengendarai sepeda motor hingga pelaku menabrak pejalan kaki dikawasan jalan A R Hakim.  

Gambar mungkin berisi: 1 orang, mobil

“Pelaku kendarai mobil itu sangat kencang, hingga terjadi kejar-kejaran. Pas suasana jalan ramai karena baru saja Sholat Tarawih,” ujar warga setempat.

Warga menyaksikan saat T melintas di Jalan Bhakti, seorang penyeberang jalan ditabrak pelaku. Korban tewas yakni Arni Amra (57), pedagang makanan Empek-empek akhirnya tewas di RS Madani Medan.Jenazah korban yang tewas disemayamkan dikediaman orangtuanya di Jalan Sutrisno, Medan. 

Kendati telah menabrak orang, pelaku tidak mau memberhentikan mobilnya, justru semakin memacu kendaraannya.

Lagi pelaku juga menabrak empat sepeda motor yang terparkir di pinggir jalan di simpang Jalan Pasar Merah. Seorang terluka akibat tabrakan ini.

Lagi-lagi pelaku tidak mau berhenti dan terus memacu kendaraannya. Warga yang mengejar juga semakin banyak sambil berteriak menghentikan mobil tersebut.

Mobil baru berhenti karena menabrak sebuah mobil di Jalan HM Joni dekat Museum Medan setelah sebelumnya juga menabrak 3 pejalan kaki. Naas, ratusan warga yang sudah emosi melihat akibat perbuatan pelaku, kemudian menghakimi T hingga babak belur. Beruntung, nyawa T diselamatkan seorang polisi yang bertugas di Polsek Medan Kota. T kemudian dibawa ke rumah sakit Bhayangkara, guna menyelamatkan nyawa T yang diduga hampir tewas tersebut. Sedangkan minibus yang dikemudikan pelaku, ringsek akibat dihantam dengan kayu oleh warga yang tersulut emosi.

Hingga berita ini diturunkan belum ada penjelasan resmi pihk kepolisian Medan Area. (RED/HUM/RIO).

Bagikan berita ini