PUTRI GUS DUR DUKUNG PASANGAN JOKOWI MA’RUF

TARGET24JAMNEWS.COM  |  JAKARTA — Yenny Wahid, putri Presiden RI keempat, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, memutuskan untuk mendukung pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

“Bismillah, Presiden Jokowi akan kembali memimpin Indonesia,” kata Yenny di Jakarta, Rabu (26/09). 

Yenny menyebut sikapnya tersebut mewakili keluarga besar ayahnya, Gus Dur.

“Keluarga Gus Dur saya wakili. Ibu saya tidak ikut dalam pilpres karena ibu bangsa, tugasnya lebih dari itu. Sikap politik diamanatkan kepada saya untuk diartikulasikan,” ujarnya.

Yenny menyebut sikap politiknya merepresentasikan sembilan organisasi, termasuk yang pernah dideklarasikan atau berhubungan dengan Gus Dur.

Organisasi itu antara lain, Barisan Kader Gus Dur, Forum Kiai Kampung Nusantara, Gerakan Kebangkitan Nusantara, dan Komunitas Santei Pojokan.

Keputusan itu dia kemukakan pada Rabu (26/9) sore, beberapa jam setelah Ma’ruf Amin berkunjung ke kediamannya.

Saat menerima kunjungan tersebut, perempuan bernama lengkap Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid itu mengaku punya hubunagn baik dengan Ma’ruf Amin.

“Dengan Kiai Ma’ruf Amin kami punya hubungan yang baik. Dari semua kandidat yang ada, yang paling kami kenal lama adalah beliau (Ma’ruf) dan keluarga besar NU,” ujar Yenny kepada wartawan.

Diwawancarai BBC News Indonesia beberapa hari lalu, Yenny menyatakan masih akan mendengar misi dan visi kedua capres. Dia juga mengaku akan mendengarkan apa yang disebutnya sebagai ‘suara langit’.

Dalam wawancara, Yenny menyebut dirinya sebagai bagian “NU kultur” dan bukan “NU struktur”. Dia menjelaskan bahwa NU struktur diwakili organisasi Nahdlatul Ulama yang saat ini dipimpin Said Aqil Siradj.

“Kalau struktur NU, memang sebagian besar memang akan mendukung Kiai Ma’ruf, walaupun ada beberapa pengurus (NU) yang kemarin menemani Pak Prabowo ketika beliau berkunjung ke Jawa Timur,” ungkapnya.

“Namun (NU) kultur yang jumlahnya jauh lebih besar dari struktur ini masih belum menentukan sikap, setahu saya,” tegas Yenny.

Yenny dikaitkan dengan Gerindra karena suaminya, Dhohir Farisi, adalah kader partai pimpinan Prabowo Subianto tersebut.

“Suami saya sekarang tidak aktif di partai. Hanya aktif di Ansor. Nah, dalam pengambilan keputusan, kita sudah ada kesepakatan dari awal, dia memberikan otonomi sebesar-besarnya bagi saya untuk mengambil keputusan politik saya sendiri. Dia sudah mengertilah ketika menikahi saya dan masuk dalam keluarga Gus Dur. Dia sudah mengerti konsekuensinya.

“Nah, justru saya berterima kasih pada suami saya karena memberikan ruangan seperti itu. Dari dulu saya tidak pernah dilibatkan dalam acara-acara Gerindra, jadi ya sendiri-sendirilah.” (RED/BBC). 

Bagikan berita ini