REMAJA DIANIAYA, KELUARGA KORBAN MINTA POLSEK PERCUT SEI TUAN SEGERA TANGKAP PELAKU

TARGET24JAMNEWS.COM  |  MEDAN — Kasus kekerasan terhadap remaja pria, Riko Fernando (15) diminta keluarga korban agar segera pelaku diamankan kepolisian. Hal itu dikemukakan ibu korban, Cindy kepada wartawan di Rumah Sakit Deli, Jalan Merbabu, Kecamatan Medan Area, Medan, Kamis (14/2) sekira pukul 11.00 wib.

“Saya sebagai ibunya, meminta kepada pak Polisi yang tugas di Polsek Percut Sei Tuan, agar segera menangkap pelakunya. Seumur hidup saya, sabagai ibunya tidak pernah sedikitpun melakukan kekerasan kepada anak saya. Saya pastikan pelaku itu pastinya pakai narkoba, karena kenapa tega sekali sampai anak saya ini kritis dibuatnya,” tutur Cindy sedih.

Cindy sejak awal akan melaporkan kasus tersebut kepada pihak Polrestabes Medan. Namun, karena dorongan rekan serta kerabatnya, Cindy disarankan agar lebih dahulu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Percut Sei Tuan, mengingat tempat kejadian perkara diwilayah hukum Polsek tersebut.

Biaya Operasi Hingga 50 Juta Rupiah

Cindy juga mengeluhkan soal biaya perawatan rumah sakit Deli yang cukup mahal. Selain operasi tersebut, Riko juga harus mengikuti perawatan rutin lainnya selama enam bulan lamanya. Saat ini, keadaan kepala Riko dalam keadaan berlubang, pasca setelah dibedah dokter. 

“Biaya operasinya saja lebih dari 50 juta rupiah. Karena yang dioperasi itu pada bagian kepala. Serpihan batok  kepala anak saya itu masih menempel di bagian otak anak saya. Sehingga dokter harus membedahnya. Saya pun nggak ada uang sebanyak itu. Saya hanya bekerja untuk orang lain membuat kue, begitupun suami saya bekerja mocok-mocok,” beber Cindy.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, berdiri dan dalam ruangan
Korban kekerasan, Riko Fernando (15) saat akan dirawat di Rumah Sakit Deli, Medan, Rabu (13/2).

Amatan awak media di rumah sakit Deli, Riko pelajar Yayasan Cinta Budaya, masih terbaring lemah. Perban masih membalut pada bagian kepala anak ketiga dari tiga bersaudara itu.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Percut Sei Tuan masih mendalami kasus tersebut. (RED/HUM/TIM).  

 

Bagikan berita ini